Pembongkaran Kedai di Tahura
Pengunjung Tahura Hingga Hari Ini Masih Digratiskan
Lianda mengatakan penggratisan tiket masuk pada Jumat ini untuk menjaga kondusifitas Tahura Ir Djuanda
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
CIMENYAN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Para pengunjung masih bisa menikmati penggratisan biaya tiket masuk ke Taman Hutan Raya Ir Djuanda, Jumat (3/6/2016).
Penggratisan biaya tiket dan parkir ini terkait dengan insiden yang menyebabkan Kepala Balai Tahura Ir Djuanda, Lianda Lubis, terluka saat kegiatan sosialisasi pembongkaran sejumlah kedai di kawasan tersebut, Rabu (1/6).
Lianda mengatakan penggratisan tiket masuk pada Jumat ini untuk menjaga kondusifitas Tahura Ir Djuanda. Terlebih, katanya, rencananya eksekusi sejumlah kedai yang didirikan di antara hutan pinus di bagian depan Tahura Ir Djuanda dilaksanakan Jumat (3/6).
"Rencananya eksekusi hari ini. Tapi dari pagi belum ada kabar. Surat peringatan dari Satpol PP sendiri sudah ada 3 untuk tempat-tempat itu," kata Lianda saat ditemui di Kantor Balai Tahura Ir Djuanda, sebelum diantar menggunakan ambulans ke rumah sakit, Jumat (3/6).
Lianda mengatakan penggratisan tiket ini diperkirakan hanya berlaku sampai Jumat (3/6). Tidak hanya pengunjung biasa, sejumlah pengunjung yang melakukan pemotretan pre wedding pun menikmati kesempatan ini. Menjelang siang hari, terdapat sekitar lima pasang calon pengantin yang melakukan pemotretan di kawasan yang sama.
Sejumlah kedai pun masih beroperasi, seperti Balcony Resto dan Armor Kopi. Namun Waroeng Pinus yang berdiri di kawasan Tahura Ir Djuanda telah tutup dan pegawainya pun membereskan perlengkapan di kedai tersebut.
"Tempatnya tutup dulu. Tidak bisa terima pengunjung dulu," kata seorang pegawai Waroeng Pinus yang tengah membereskan kursi di kedainya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tahura-03062016_20160603_132544.jpg)