Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Truk Kontainer Bermuatan Puluhan Ton Benang Terperosok, Jalanan Sempat Lumpuh

Sebuah truk kontainer bermuatan puluhan ton benang terperosok selama lebih dari 9 jam

Editor: Dedy Herdiana
Cipta Permana
Proses bongkar muat puluhan ton benang dari sebuah truk kontainer dengan nomor polisi KT 8863 KO yang terperosok ke dalam lubang galian bekas proyek di Jalan Raya Laswi, Desa Manggungharja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kamis (26/5/2015). 

Laporan Cipta Permana

CIPARAY,TRIBUNJABAR.CO.ID - Sebuah truk kontainer bermuatan puluhan ton benang terperosok selama lebih dari 9 jam, di ruas Jalan Raya Laswi, Desa Manggungharja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung , Kamis (26/5/2016).

Akibat kejadian ini arus lalu lintas dari Ciparay menuju Majalaya sempat terhenti, karena ditutup sementara sambil menunggu proses evakuasi truk kontainer tersebut.

Menurut keterangan Kapolsek Ciparay, Dede Iskandar SH mengatakan truk kontainer dengan nomor polisi KT 8863 KO ini berisi puluhan ton benang, milik sebuah perusahaan yang datang dari Purwakarta menuju pabrik di wilayah Majalaya.

Insiden yang terjadi pada pukul 03.00 dini hari itu diduga karena sang sopir tidak memperhatikan adanya lubang galian proyek di salah satu sisi ruas jalan, yang menyebabkan salah satu ban truk tersebut terperosok ke dalam lubang galian.

"Sopir truk sepertinya mencoba menghindari jalan yang di sedang di cor, namun tidak memperhatikan adanya lubang bekas galian pengerjaan PDAM atau PLN di sisi sebelahnya, sehingga salah satu ban belakang truk tersebut masuk kedalam lubang bekas galian yang belum tertutup sempurna," ujar Dede.

Pantauan Tribun di lokasi, akibat kejadian ini Jalan penghubung Ciparay dan Majalaya yang selalu dilintasi oleh berbagai kendaraan besar ini ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Kemacetan pun tampak mengular sepanjang kurang lebih 500 meter yang dipenuhi oleh kendaraan truk berukuran bersar, mulai dari lokasi kejadian yang berada di depan Puskesmas Ciparay hingga ke SPBU Ciparay.

Dede menambahkan upaya pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan oleh petugas kepolisian pun telah dilakukan untuk menghindari kemacetan yang semakin parah, yaitu dengan menggunakan berbagai jalan alternatif dari Majalaya menuju Ciparay maupun arah sebaliknya sambil menunggu proses evakuasi.

"Para pengendara dari Majalaya dapat melalui akses Jalan Cidawolong yang keluar di dekat Pom Bensin Cimariuk, sedangkan dari arah Ciparay dapat melintasi Jalan Leles, masuk ke Sapan, kemuadian keluar di Jalan Anyar wilayah Kecamatan Solokan Jeruk," ujarnya.

Dede juga menghimbau kepada seluruh pengendara yang hendak melintas untuk bersabar terkait penutupan jalan, karena menurutnya
proses evakuasi diperkirakan tidak akan memakan waktu yang lama sehingga arus lalu lintas akan kembali seperti sebelumnya. (dd)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved