Jelang Ramadan

BBPOM Intensifkan Pengawasan Makanan Selama Puasa

Abdul mengatakan, berbagai tempat penjualan bahan makanan dari mulai pasar modern hingga pasar tradisional akan menjadi sasaran

Penulis: dra | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
ILUSTRASI: Sebanyak 21 karung berisi mie mengandung formalin yang disita Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, Jalan Djundjunan, Kota Bandung, Jumat (13/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Adanya beberapa bahan makanan yang rawan mengandung zat kimia berbahaya, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung akan meningkatkan pengawasan terhadap bahan makanan yang dijual di pasaran.

"Menjelang bulan puasa, saat bulan puasa, dan menjelang lebaran, kami intensifkan pengawasan makanan. Jadi memang menjelang puasa dan puasanya kami lebih intensif pengawasan," ujar Abdul Rahim, Kepala BBPOM Bandung kepada Tribun melalui sambungan telepon, Selasa (24/5/2016).

Abdul mengatakan, berbagai tempat penjualan bahan makanan dari mulai pasar modern hingga pasar tradisional akan menjadi sasaran pengawasan BBPOM Bandung. Selain itu, pihaknya pun akan mengawasi sejumlah produsen bahan makanan. Sebab, ujarnya, berdasarkan beberapa kasus, penambahan zat kimia kepada makanan dilakukan oleh produsen.

"Kalau penjual-penjual makanan jadi di emperen lebih banyak dilakukan oleh Dinkes (Dinas Kesehatan. Red). Tapi kamu juga tentu akan membekup lah," katanya.

Selain mengawasi langsung, pihaknya pun meminta masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika ditengah-tengah masyarakat mendapati produsen makanan yang mencurigkan.

"Masyarakat yang melihat ada produsen yang menambah bahan kimia, atau bahan yang membahayakan, segera laporkan ke kami (BBPOM), Dinkes, atau Kepolisian," katanya. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved