Banjir di Kabupaten Bandung
Banjir Terjang Kawasan Paseh dan Berpotensi Meluas ke Wilayah Lain
Sekarang ini, kata Riki, evakuasi warga yang terkena bencana akan sedang diupayakan
Laporan Cipta Permana
PASEH, TRIBUNJABAR.CO.ID --- Hujan yang turun sejak Selasa (17/5/2016) sore hari, menyebabkan Sungai Citarum meluap dan merendam puluhan rumah dari tiga Rukun Tetangga (RT) di Kampung Rancabali, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung dengan ketinggian rata-rata 90 centimeter.
Menurit Relawan Jaga Balai Garda Caah, Riki Waskito, wilayah yang terkena dampak berada di RW 12, tepatnya di RT 1,2, dan 3.
Sekarang ini, kata Riki, evakuasi warga yang terkena bencana akan sedang diupayakan, setelah bekoordinasi dengan pihak BPBD, Muspika, dan Pemerintah Kabupaten Bandung.
"Kami sedang menunggu izin dan koordinasi dari pihak-pihak terkait guna melakukan evakuasi warga yang terkena dampak," ujarnya pada Selasa (17/5/2016)
Riki menambahkan, meluapnya debit Sungai Citarum di Majalaya selain merendam Kecamatan Paseh, juga menerjang beberapa wilayah di Majalaya hingga menyebabkan akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
"Hingga saat ini kedalaman debit air di Sungai Citarum mencapai 405 sentimeter. Banjir telah merendam Jalan Cidawolong setinggi 30-50 sentimeter, Jalan Raya Laswi di depan kantor BNI Majalaya saat ini 40 sentimeter, selain itu Jalan Talun sudah tidak bisa dilalui oleh berbagai kendaraan," ujarnya.
Riki berpendapat, banjir akan terus terjadi mengingat hujan masih belum menunjukan reda. Menurut pengalamannya banjir berpotensi merendam wilayah lain diluar Kecamatan Majalaya, seperti Ciparay, Baleendah, hingga Bojongsoang Kabupaten Bandung bila hujan terus turun hingga tengah malam nanti. (dd)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pengguna-jalan-raya-majalaya-cicalengka-keluhkan-jalan-berlubang_20160501_110149.jpg)