Pelecehan Seksual
Gadis Tak Bisa Mendengar dan Bicara Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ditemukan di Pinggir Jalan
Menurut Agus, petugas kepolisian mengalami kesulitan saat menanyai Yuni.
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun, Wisnu Saputra
JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Yuni (17) seorang gadis tuna rungu dan tuna wicara yang diduga menjadi korban pelecehan seksual ditemukan oleh petugas kepolisian dari Polsek Jatinangor.
Kala itu Yuni ditemukan di Jalan Raya Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, saat petugas kepolisian tengah melakukan patroli pada Kamis (12/5/2016) sekira pukul 03.00 pagi.
Kapolsek Jatinangor, Kompol Cecep Tatang melalui Kanit Reskrim Ipda Agus Cuncun mengatakan, saat ditemukan Yuni sedang berjalan di pinggir jalan dengan raut wajah yang ketakutan dan kebingungan.
"Saat ditemukan Yuni ini kebingungan, dia tidak dapat berbicara dan mendengar. Yuni pun tampak ketakutan. Makanya petugas langsung menbawa ke Mapolsek," ujar Agus kepada Tribun di Mapolsek Jatinangor, Kamis (12/5).
Menurut Agus, petugas kepolisian mengalami kesulitan saat menanyai Yuni. Pasalnya Yuni mengalami keterbatasan komunikasi. Namun, petugas sempat menangkap sedikit bahasa isyarat yang digunakan oleh Yuni.
Agus mengatakan, Yuni sempat memberikan bahasa isyarat jika dia di dalam perjalanan menggunakan mobil sempat dibius oleh orang yang belum diketahui identitasnya.
"Dari bahasa isyaratnya, Yuni sempat digerayangi oleh pria tersebut sebelum akhirnya dibius dan diletakkan di pinggir jalan dalam keadaan terbius dan akhirnya bangun dengan sendiri," kata dia.
Agus menambahkan, dari pengakuan Yuni dalam bahasa isyaratnya, Yuni juga sempat mendapat perlakuan kasar seperti ditarik tangannya, dan hampir ditelanjangi. (raw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yuni-gadis-tuna-rungu-dan-wicara-korban-pelecehan-seksual-di-jatinangor_20160512_181611.jpg)