Pembunuhan

Biadab . . ! Gara-gara Cinta Ditolak, Pria Ini Tebas Leher Sang Gadis Hingga Tewas di Kebun Bambu

Sebelum membunuh korban, lanjut Sugeng, pelaku mengajak korban untuk bertemu.

Biadab . . ! Gara-gara Cinta Ditolak, Pria Ini Tebas Leher Sang Gadis Hingga Tewas di Kebun Bambu
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Kabag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon menunjukkan barang bukti pisau berbentuk pistol yang digunakan RS saat melakukan aksi pembunuhan di Mapolres Garut, Kamis (12/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Gara-gara ingin mencumbu wanita yang ditaksirnya, RS alias Omen (25), warga Kampung Kondang Kulon, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu tega membunuh Ega (20) dengan sebilah pisau. Usai membunuh Ega, RS langsung menyerahkan diri ke Polsek Cibatu.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Sugeng Heriyadi, mengatakan aksi pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (10/5/2016). Sekitar pukul 22.00, tersangka menyerahkan diri ke Polsek Cibatu. Dari keterangan pelaku, mayat korban berada di kebun bambu.

"Mayat korban ditemukan di Kampung Babakan, Desa Sukalilah. Mayatnya ditutup dengan dedaunan," ujar Sugeng di Mapolres Garut, Kamis (12/5).

Sugeng menambahkan, aksi pembunuhan tersebut tak direncanakan RS. Mulanya RS berniat mencumbu dan sempat meraba korban. Namun korban menolak dan menampar pelaku.

"Korban juga berbicara yang kurang enak ke pelaku. Korban lalu kalap dan menebaskan sebilah pisau ke bagian leher," katanya.

Sebelum membunuh korban, lanjut Sugeng, pelaku mengajak korban untuk bertemu. Korban diajak pelaku untuk bermain ke rumah temannya. Namun korban menolak.

"Korban lalu pulang jalan kaki dan diikuti pelaku pakai motor. Di jalan pelaku meraba korban. Di tempat sepi pelaku terus merayu korban yang juga mantan adik iparnya," ucapnya.

Pelaku yang berprofesi sebagai petugas keamanan di desanya itu, tambah Sugeng, memang sering membawa pisau. Pisau yang menyerupai pistol tersebut lalu diarahkan ke leher korban.

Sugeng menjelaskan, pelaku memang menaruh rasa cinta kepada korban. Namun korban tak menerima karena sempat menjadi adik ipar. (wij)

Bagaimana kronologis selengkapnya dan apa hukumn yang akan diterima pelaku? Baca selengkapnya di Tribun Jabar edisi cetak Jumat (13/5/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved