Breaking News:

Libur Akhir Pekan

Wanayasa Purwakarta Ramai Dikunjungi Wisatawan

LALU lintas di kawasan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Minggu (1/5/2016) cukup padat

TRIBUN JABAR / MEGA NUGRAHA
PARKIR -- Sejumlah kendaraan memarkirkan kendaraanya di bahu jalan di sekitar Situ Wanayasa Purwakarta, Minggu (1/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID --- Lalu lintas di kawasan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Minggu (1/5/2016) cukup padat dari arah kota dengan banyaknya antrian kendaraan yang berhenti di bahu jalan di sekitar Situ Wanayasa.

Saung-saung di pinggiran jalan kawasan Wanayasa juga dipenuhi warga yang bersantap Sate Maranggi hingga ketan bakar.

Kesibukkan warga Purwakarta sudah terjadi sejak Sabtu (30/4) malam seiring dengan pertunjukkan rutin air mancur Sri Baduga di Taman Situ Buleud.

Di Wanayasa, kemeriahan aktifitas hari libur juga terjadi di kawasan Alun-alun Wanayasa. Cuaca yang sejuk, pepohonan yang rindang dimanfaatkan warga dengan menggelar tikar di sekitar alun-alun, sekaligus menyantap makan siang dengan jajanan rakyat, dan tentu saja makanan khas Purwakarta, Sate Maranggi.

Seperti dialami keluarga H Koncara asal Purwakarta kota. Ia mengajak keluarganya untuk liburan murah di Wanayasa, dengan bersantap siang di kaki Gunung Burangrang itu.

"Liburan yang dekat-dekat saja ajak keluarga, di Wanayasa kan lebih sejuk dibanding di Purwakarta kota," ujar Koncara.

Tidak hanya Sate Maranggi, Wanayasa juga dikenal dengan sentra perkebunan manggis. Sepanjang jalan menuju Wanayasa, banyak ditemui saung-saung pedagang buah itu.

"Kalau ke sini selain Sate Maranggi ya belanja buah manggis. Kebetulan sekarang lagi panen, jadi harganya lumayan murah," ujarnya.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata Purwakarta, Asep Supriatna mengatakan angka kunjungan wisata ke Wanayasa cukup tinggi tiap pekannya. Apalagi, Wanayasa dilalui jalur provinsi yang menghubungkan ke Jalan Cagak, Ciater Kabupaten Subang.

"Selalu tinggi yang datang ke Wanayasa tiap akhir pekan. Karena cuacanya yang sejuk pasti jadi alasan dan jalurnya pun strategis karena menghubungkan ke Kabupaten Subang," ujar dia.(*)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved