Longsor Cianjur
BREAKING NEWS: Longsor Tebing Setinggi 60 Meter Tutup Akses Cianjur - Kadupandak
Etang Samsudin (30) warga setempat menyebutkan, longsor terjadi sekitar pukul 16.30.
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani
CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Longsor hebat menutup akses jalan Cianjur- Kadupandak, Kamis (7/4/2016) sore. Hujan deras di wilayah itu sejak Kamis siang membuat dinding gunung Bahurarang setinggi sekitar 60 meter ambrol menimpa jalan.
Jalan yang tertutup material longsoran sepanjang 30 meter itu berada di Desa Sukasari Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur. Warga setempat menuturkan, longsor membuat akses warga dari Kecamatan Cijati dan Kecamatan Kadupandak menuju Cianjur dan sebaliknya mati total.
Etang Samsudin (30) warga setempat menyebutkan, longsor terjadi sekitar pukul 16.30. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
"Parah, tidak bisa dilewati pejalan kaki sekalipun. Banyak pohon-pohon besar yang ikut roboh juga bersama longsor," ujarnya dihubungi Tribun melalui sambungan telepon.
Kini, kendaraan roda empat yang hendak menuju Kadupandan dan Cijati harus memutar arah ke Kecamatan Tanggeung yang jarak tempuhnya puluhan kilometer.
"Kalau roda dua bisa lewat ke jalan alternatif, tapi harus menempuh jarak jauh juga sekitar 5 kilometer untuk bisa mencapai jalan menuju ke Cianjur," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada petugas bina marga yang datang untuk membersihkan jalan. Warga, kata Etang, enggan turun tangan karena tidak memiliki alat memadai. "Kalau alat manual tidak mungkin selesai," ujarnya. (ram)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/longsor-di-deoan-mobil_20160322_140804.jpg)