Piala Bhayangkara
Sriwijaya Sukses Rebut Juara III Torabika Bhayangkara Cup
Meski kalah, pelatih Bali United, Indra Sjafri mengaku tidak kecewa dengan kinerja dan raihan timnya
Penulis: Tarsisius Sutomonaio | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tarsisius Sutomonaio
JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sriwijaya menobatkan diri sebagai juara III Torabika Bhayangkara Cup di Gelora Bung Karno (GBK) Minggu (3/4/2016) sore.
Sriwijaya menekuk Bali United dengan skor 2-0 berkat gol duet striker asing, Hilton Moreira ('40) dan Alberto Gonzalves ('73). Achmad Jufriyanto dan kawan-kawan membawa pulang hadiah Rp 750 juta atau Rp 250 juta lebih daripada perolehan Bali United.
Sayang, hasil ini tak menyelamatkan nasib pelatih Beny Dollo yang santer dikabarkan dipecat karena dianggap gagal memaksimalkan skuat mewah Laskar Wong Kito. Dalam jumpa pers seusai laga, asisten pelatih Sriwijaya, Hartono Ruslan, mengatakan timnya senang dengan pencapai di Torabika Bhayangkara Cup 2016.
"Kami harus senang meskipun hanya juara III," katanya. Kemungkinan tim yang bermarkas di Palembang ini pun segera mengevaluasi diri tapi Ruslan membantah soal pemecatan Benny Dollo.
"Di dalam, kami belum ada apa-apa. Pemain menghormati Mas Bendol dan kami masih percaya dengan Bendol," katanya. Bayu Gatra mengamini kata-kata Ruslan.
Meski kalah, pelatih Bali United, Indra Sjafri mengaku tidak kecewa dengan kinerja dan raihan timnya sepanjang turnamen yang berlangsung 17 Maret hingga 3 April ini.
"Saya mempersiapkan tim ini untuk jangka panjang. Turnamen itu hanya terminal. Kami punya progres. Kalau dituntut juara, saya harus mengubah konsep, membuat tim instan," kata Indra seusai laga. Ia mengkonfirmasi,
Fadil Sausu dan Bobby Satria cedera karena laga-laga yang terlalu rapat.
Gelandang sekaligus kapten Serdadu Tridatu, I Gede Sukadana, mengaku timnya kalah dalam memanfaatkan peluang dibandingkan kubu lawan. Selama laga itu, Bali United tampak menguasai bola tapi Sriwijaya lebih efektif soal penyelesaian akhir.
Pada babak pertama, Sriwijaya punya tiga tembakan tepat sasaran sebelum terjadi gol pertama Hilton, termasuk tendangan bebas Yu Hyunkoo yang membentur mistar gawang. Hilton memecah kebuntuan menuntaskan umpan silang mendatar Bayu Gatra.
Pada menit 72, Asri Akbar yang main sebagai pengganti Yu Hyunkoo juga mengancam gawang Rully Desrian ketika melepaskan tendangan keras dari depan kotak penalti. Gonzalves akhirnya, membenamkan mimpi Bali United saat mencetak gol pada menit 73.
Mendapat bola di depan kotak penalti Bali United, Gonzalves berhasil masuk ke kotak dan melepaskan tendangan mendatar ke pojok kanan gawang Bali United. Bola meluncur mulus tanpa bisa dicegah kiper Rully. (tom)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/torabika-bhayangkara-cup-2016_20160403_170551.jpg)