Organda Minta Pengusaha Onderdil Juga Turunkan Harga
Pembelian suku cadang kendaraan juga mesti diperhitungkan.
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Kisdiantoro
CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Penurunan tarif angkutan umum dinilai akan memberatkan para pengusaha angkutan umum di Kabupaten Cianjur. Pasalnya, selain urusan bahan bakar minyak (BBM), pemilik angkutan umum harus mengeluarkan biaya perawatan kendaraan.
"Pembelian suku cadang kendaraan juga mesti diperhitungkan. Meski BBM turun, harga suku cadang seperti ban, oli dan yang lainnya tidak ikut turun," ujar Dede Supyanudin, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Cianjur, di Cianjur, Jumat (1/4).
Menurut Dede, selain anjuran untuk menurunkan tarif angkutan umum sebanyak 3 persen, mesti ada juga anjuran untuk menurunkan harga suku cadang kendaraan.
"Kalau tarif harus diturunkan, tapi suku cadang tetap tinggi harganya, pengusaha menjadi terjepit," ujarnya. (ram)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bengkel-angkutan-umum-cianjur.jpg)