Penertiban PKL
Satpol PP Masih Belum Bertindak Tegas Terhadap PKL Dalem Kaum dan Kepatihan
Menurut Satriadi, PKL Dalem Kaum itu ujian paling berat untuk Satpol PP
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengakui di Jalan Dalem Kaum dan Kepatihan masih ada pedagang kaki lima (PKL) yang tetap berdagang walau kedua ruas jalan tersebut masuk zona merah.
"Keberadaan PKL di Jalan Dalem Kaum dan Kepatihan masih ada yang membandel dan Satpol PP harus kerja keras karena sebagai tolak ukur kerja. Jika belum bisa ditertibkan, maka Satpol PP dianggap gagal dalam menjalankan tugasnya," ujar Kepala Seksi Penertiban Umum Satpol PP Kota Bandung Satriadi Buana di Balai Kota, Kamis (31/3/2016).
Menurut Satriadi, PKL Dalem Kaum itu ujian paling berat untuk Satpol PP karena sampai saat ini belum bisa bertindak tegas menggunakan kekerasan dalam penertiban.
"Selam ini jika penertiban berlangsung rusuh, PKL selalu menang dalam sidang di pengadilan sehingga Satpol PP lebih berhati-hati dalam menertibkan PKL Dalem Kaum," ujar Satriadi.
Satriadi juga tidak menampik adanya laporan warga yang mengindikasikan masih adanya oknum anggota Satpol PP yang menarik iuran dari PKL.
"Tapi, sampai saat ini belum ada bukti anggota Satpol PP khususnya dari Seksi Tibum yang melakukan penarikan iuran dari PKL di Jalan Dalem Kaum," ujarnya.
Satriadi mengatakan, untuk langkah awal penertiban, Satpol PP Kota Bandung telah mengumpulkan data jumlah PKL Jalan Dalem Kaum yang masih berjualan di ruas jalan jumlahnya mencapai 121 orang.
"Pemkot Bandung memberikan solusi kepada PKL yang membandel agar mengisi kekosongan lapak di basement pertokoan MD Plaza," ujar Satriadi. (tsm)
Bagaimana upaya Satpol PP jika hasil langkah awal itu PKL tetap membandel? Baca selengkapnya di Tribun Jabar edisi cetak Jumat (1/4/2016). Ikuti berita-berita menarik terbaru lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.