Kamis, 9 April 2026

Persib Bandung

Persib Kontra SFC Laga Murid Melawan Guru, Mampukah Dejan Mengalahkan Sang Guru?

Beliau merupakan pelatih yang saya hormati dan pelatih punya nama cukup bagus dengan melatih tim besar.

Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pemain Persib Bandung Samsul Arif melupakan kegembiraannya setelah mencetak gol pembuka kemenangan Persib dengan memeluk pelatih Dejan Antonic, pada laga laga lanjutan turnamen Piala Bhayangkara di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (24/3/2016). Laga melawan PS TNI ini dimenangkan Persib dengan skor akhir 2-0. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Persib Bandung menghadapi Sriwijaya FC (SFC) pada laga terakhir babak penyisihan grup A Piala Bhayangkara 2016. Laga dipastikan berlangsung panas lantaran kedua tim memperebutkan posisi juara grup untuk mengambil keuntungan menjadi tuan rumah pada babak semi final nanti.

Laga kedua tim besar tersebut juga sarat nostalgia. Setidaknya delapan pemain SFC pernah berkostum Persib beberapa musim yang lalu. Beberapa pemain SFC pun ada yang membawa Persib menjuarai liga kasta tertinggi di Indonesia pada 2014 dan Piala Presiden 2015.

Tak hanya para pemainnya yang akan bernostalgia. Pelatih Persib dan pelatih SFC pun akan saling bernostalgia pada laga yang digelar di Stadion Si Jalan Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/3/2016) malam. Dejan pernah menjadi anak didik Benny Dollo ketika masih berstatus pemain.

Ya, pelatih asa Serbia itu pernah berkarier sebagai pemain di Persita Tanggerang ketika ditangani pelatih yang akrab disapa Bendol tersebut pada 1996. "Selama dua tahun saya bekerjasama dengan dia (pelatih. Red)," ujar Dejan menjawab pertanyaan Tribun di Lapangan Sekolah Staf dan Komando AD (Seskoad), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (25/3/2016).

Dejan pun mengaku banyak belajar dari Bendol sang juru taktik. Satu di antaranya sifat disiplin bendol ketika melatih para penggawanya. Hingga saat ini, Dejan pun menggunakan gaya disiplin Bendol ketika melatih para pemainnya.

"Beliau merupakan pelatih yang saya hormati dan pelatih punya nama cukup bagus dengan melatih tim besar. Dia orang yang keras dan disiplin. Itu yang saya pelajari dari dia sebagai pelatih dan dia itu guru saya," kata Dejan.

Dejan mengaku senang bisa kembali bertemu dengan Bendol meski statusnya nanti sebagai lawan. Beradu taktik dengan Bendol bukan pertama kali yang dilakukannya. Ia pun siap menghadapi taktik yang diterapkan Bendol nanti. "Saya hormat besar kepada, dia itu guru saya. Dan dia selalu membuat pemain maju," ujar Dejan. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved