Kemenpan Pangkas Kuota Mahasiswa IPDN

Pemangkasan kuota tersebut untuk menyesuaikan kebutuhan dan kuota di Aparatur Sipil Negara

Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana
DOKUMENTASI/TRIBUN JABAR
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia, Yuddy Chrisnandi pada acara di IPDN, (20/8/2015). (FOTO: Ragil Wisnu Saputra) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) memangkas kuota penerimaan mahasiswa pendidikan tinggi negeri IPDN. Pemangkasan kuita tersebut ditujukan untuk merasionalisasikan jumlah mahasiswa.

Menpan RB, Yuddy Crisnandi mengatakan, pemangkasan kuota tersebut untuk menyesuaikan kebutuhan dan kuota di Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini terus membengkak.

"Tidak hanya di IPDN, dibeberapa kampus yang berada dibawah Lembaga Pendidikan Tinggi Negara juga kami pangkas. Ini untuk merasionalisasikan jumlah mahasiswa yang otomatis menjadi PNS," kata Yudhi kepada Tribun seusai menghadiri puncak Dies Natalis Kepamongprajaan Ke-60 IPDN, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kamis (17/3/2016).

Yudhi menambahkan, pemangkasan tidak hanya dilakukan di lingkungan pendidikan. Bahkan, di kabupaten/kota yang ada di indonesia pun seleksi masuk menjadi CPNS pun ikut dipangkas kuotanya. Meski begitu jumlah calon praja IPDN yang dipangkas mendominasi paling banyak.

"Biasanya IPDN menerima calon praja sampai 2500 orang. Tahun ini hanya sekitar 900 an. Belum lagi aturan seleksi yang diterapkan IPDN juga ketat. Dari 900 pun menjadi 750-an yang diterima," kata Yuddy. (raw)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved