Syukuran Kompas Gramedia Jabar

Kompas Gramedia Harus Semakin Dinamis

Pitoyo mengatakan bahwa syukuran KG tahun ini memiliki makna yang sangat luas dan sangat dalam

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
POTONG TUMPENG - Pemimpin Perusahaan Tribun Jabar yang juga Ketua Penyelenggara Syukuran Kompas Gramedia (KG) Jabar 2016, H Pitoyo menyerahkan potongan tumpeng kepada General Manager Hotel Santika Bandung, Hikmat Nugraha yang bakal menjadi ketua panitia syukuran berikutnya, pada acara Syukuran KG Jabar 2016 di Gedung PKK, Jalan Sukabumi Dalam, Kota Bandung, Jumat (26/2/2016). Acara tersebut dihadiri ribuan karyawan dan karyawati dari semua unit Kompas Gramedia, yaitu Kompas, Tribun Jabar, Jakarta Post, Raka FM, Sonora FM, K-Vision, Kompas Tv, Hotel Santika, Hotel Amaris, Gramedia Printing, Toko Buku Gramedia, Sirkulasi Kompas Gramedia, Jasatama Polamedia, GKU, Tisu Tessa, Rumah Buku, dan CFM. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Khidmat namun meriah. Satu kesan yang didapat dari acara syukuran Kompas Gramedia (KG) yang digelar di Gedung PKK Kota Bandung, Jalan Sukabumi Dalam, Jumat (26/2/2016) malam.

Dalam acara syukuran yang dihadiri oleh 16 unit kelompok usaha KG yang ada di Bandung lebih dari 500 karyawan yang ada di kelompok usaha KKG memadati gedung PKK.

"Semua karyawan KG di Bandung itu ada 1600 karyawan. Kami undang 40 persen saja, namun begitu, semua karyawan berhak mendapatkan doorprize, baik yang datang ke acara maupun yang tidak," kata Ketua Panitia Penyelenggara, H Pitoyo.

Pitoyo mengatakan bahwa syukuran KG tahun ini memiliki makna yang sangat dalam dengan tema Dynamic Kompas Gramedia. Tema ini, menurutnya memiliki makna luas dan sangat dalam untuk kemajuan KG di masa yang akan datang.

"Dynamic Kompas Gramedia itu memiliki makna bahwa Kompas dan Gramedia itu akan dan selalu dinamis, terlebih lagi dalam kaitannya menghadapi perkembangan zaman di tengah kompetisi seperti sekarang ini. Tidak boleh lengah, tidak boleh merasa puas dan bangga dengan pencapaian yang telah berhasil diraih selama ini. Kami sudah besar namun jangan sampai terlena dan puas. Sebaliknya harus semakin memacu diri untuk mempertahankan pencapaian untuk kemudian semakin menambah motivasi lebih maju di masa yang akan datang," katanya.

Tema ini memiliki makna rasa syukur dan terima kasih seluruh karyawan KG terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

"Syukuran ini sebagai ucapan terima kasih dan sebagai doa agar di tahun ini menjadi lebih baik dari tahun lalu. Hari ini harus lebih baik dari kemarin," ujarnya.

Pitoyo juga mengharapkan melalui syukuran yang dikemas dengan tema dinamis, para karyawan Kompas Gramedia bisa semakin dinamis dalam cara berpikir dan semakin termotivasi melahirkan produk bermutu sesuai kebutuhan kekinian.

Syukuran Kompas Gramedia tahun ini, Harian Tribun Jabar dipercaya menjadi panitia penyelenggara. Menurut Pitoyo, acara syukuran digelar hampir serentak di seluruh Tanah Air bulan ini.

Di Bandung sendiri seluruh karyawan di unit usaha Kompas Gramedia mendapatkan bingkisan kue yang bisa dinikmati keluarga masing-masing di rumah.

Sementara di puncak acara syukuran, sebelum pembagian doorprize, karyawan mendapat amanat dari CEO KKG, Lilik Oetama melalui siaran video.

Yang terpampang dalam dua layar besar di samping panggung utama. Dalam amanatnya, Lilik berharap bahwa kekuatan grup yang ada di Kompas Gramedia harus menjadi kekuatan untuk sama-sama bersatu membangun Kompas Gramedia agar bisa selalu menjadi nomor satu di Indonesia.

"Selain video dari CEO Pak Lilik, hadir juga 16 pimpinan unit usaha Kompas Gramedia yang ada di Kota Bandung," ujar Pitoyo. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved