Kamis, 9 April 2026

Perselingkuhan

Kasihan, Gara-gara Tepergok Selingkuh Wanita Bersuami dan Pacarnya Ditelanjangi

Insiden ini terjadi di desa. . .

Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Kisdiantoro
jateng.tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketahuan selingkuh dengan pria lain, seorang wanita bersuami di India diikat di pohon dan ditelanjangi di hadapan 1.000-an orang.

Tidak hanya itu saja, wanita ini kemudian dipukuli hingga babak belur.

Insiden ini terjadi di sebuah desa di wilayah Udaipur, Jaipur, India.

Polisi yang ada di lokasi berusaha menghalangi aksi anarkis ini.

Namun mereka tak berdaya karena warga malah melempari mereka dengan batu.

Dua orang polisi dilaporkan luka-luka.

Hukuman ini diberikan oleh panchayat, semacam perangkat desa setempat, kepada sang wanita dan kekasihnya karena mereka berdua tertangkap basah memiliki hubungan asmara terlarang.

Hubungan asmara terlarang tersebut diketahui oleh suami si wanita dan memicu pertikaian di antara keduanya.

Selain dipukuli, si wanita dan kekasihnya tersebut juga digunduli kepalanya.

Demikian seperti diberitakan oleh Malaysia Nanban dan dikutip oleh Asia One.

Dalam insiden yang terjadi Minggu waktu setempat ini, polisi tidak kuasa melakukan perlawanan terhadap warga karena kalah banyak.

Namun pada malam hari, polisi berhasil membebaskan si wanita dan kekasihnya, kemudian membawa mereka ke kantor polisi terdekat.

Menurut salah seorang polisi yang dikutip oleh The Times of India, wanita berusia 22 tahun ini memang memiliki hubungan asmara dengan pria berusia 27 tahun bernama Prakash Meena.

Keduanya sempat kabur ke luar desa, namun akhirnya berhasil ditemukan oleh warga hingga berujung pada aksi anarkis tersebut.

Atas kasus ini, kepolisian telah menahan 8 pria, termasuk suami si wanita, atas tuduhan penganiayaan dan pelecehan seksual, serta menyerang polisi.

Menurut polisi, korban telah melapor dan mengidentifikasi 12 pria dan sejumlah pria lainnya yang memperlakukannya sewenang-wenang saat itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved