Senin, 20 April 2026

Tolak LGBT

Fenomena Perilaku LGBT Sudah Merambah Pelajar di Purwakarta

Fenomena LGBT merambah pelajar SMP kata dia sudah sangat mengkhawatirkan.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
TOLAK LGBT - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bandung Raya melakukan unjuk rasa menolak LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di depan Mesjid Istiqomah, Jalan Citarum, Kota Bandung, Jumat (19/2/2016). Mereka dengan tegas menolak aktivitas dan kampanye LGBT, karena bertentangan dengan syariat Islam, membahayakan kesehatan, merusak moral, dan mengancam kelangsungan generasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pengelola Program pada Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Purwakarta menyebut pria yang berprilaku gay di Purwakarta sudah mewabah hingga pelajar SMP.

"Komunitas gay usia antara 14 hingga 25 tahun dari mulai anak usia SMP sampai dengan yang sudah kerja di pabrik terus tumbuh. Bahkan kami menemukan akun media sosial grup facebook yang isinya dicurigai sebagai gay," ujar Wahyu saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (19/2/2016).

Ia menyebut saat ini ada tiga akun grup jejaring facebook yang di dalamnya diisi oleh remaja-remaja yang berkomunikasi secara janggal. Menurutnya, faktor medsos berpengaruh terhadap eksistensi keberadaan mereka.

"Medsos ini sangat berpengaruh mempengaruhi psikologi seks pelaku. Di medsos ini, mereka-mereka yang berprilaku janggal bisa berkomunikasi satu sama lain dan akhirnya bisa saja bertemu di darat," ujar Wahyu.


Kawasan Jalan LRE Martadinata, Kabupaten Purwakarta diduga menjadi lokasi nongkrong anak muda berperilaku seksual menyimpang seperti LGBT. Foto diambil Jumat (19/2/2016). --- TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA

Fenomena LGBT merambah pelajar SMP kata dia sudah sangat mengkhawatirkan. Penyebabnya menurut dia karena arus informasi yang deras, khususnya lewat gadget hand phone.

"Kalau fenomena pelaku LGBT sudah merambah hingga pelajar SMP ya bahaya. Makanya peran orang tua dan guru dalam pengawasan sangat perlu bahkan wajib. Apalagi, arus informasi yang berjalan cepat di genggaman tangan via handphone," ujar dia.

Sebelumnya, ia menyebut enam orang gay Purwakarta positif mengidap HIV/Aids. Usia mereka diantar 20 - 30 tahun. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved