Perampokan
Gila, Perampok Modus Pepet Mobil Gondol Mata Uang Asing Senilai Rp 900 Juta
Sewaktu melintas dari arah Kabupaten Cianjur menuju KBB, tiba-tiba mobil tersebut dipepet oleh kendaraan jenis Honda Mobilio
Penulis: cis | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S
CITATAH, TRIBUNJABAR.CO.ID - Perampok menggondol mata uang asing berbagai negara milik PT Dollarindo Intra Vallas Primatama, Kamis (4/2/2016). PT Dollarindo Intra Vallas Primatama mengalami kerugian mencapai Rp 900 juta akibat ulah perampok tersebut.
Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, perampokan itu bermula ketika mobil Daihatsu Xenia dengan plat nomor B 1346 BKE milik PT Dollarindo yang membawa mata uang asing melintas di Jalan Raya Citatah, Kampung Cibogo RT 5/5 Desa Citatah, Kecamatan Citatah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Sewaktu melintas dari arah Kabupaten Cianjur menuju KBB, tiba-tiba mobil tersebut dipepet oleh kendaraan jenis Honda Mobilio yang plat nomornya tengah ditelusuri.
"Adapun perampokan itu baru dilaporkan ke Polsek Citatah sekitar pukul 03.15 WIB," kata Ade melalui sambungan telepon, Kamis (4/2/2016) malam.
Setelah berhenti, lanjut Ade, para pelaku kemudian turun dan menodong korban yang ada di dalam mobil. Para pelaku membawa alat sejenis senjata tajam (sajam).
Sedangkan di dalam mobil milik PT Dollarindo itu, terdapat seorang sopir bernama Ojak Mustopa (35), seorang sekuriti bernama Asep Supriatna umur (28), dan seorang teller bernama Andrie Gustmana (20).
"Sedangkan pelaku perampokan juga berjumlah tiga orang, Ketiganya langsung menghampiri korban ketika beraksi," kata Ade.
Ade mengatakan, dua pelaku langsung menghampiri Asep. Kedua pelaku itu menodongkan alat diduga sejenis alat benda tajam ke arah Asep dan mengikatnya dengan ripet putih. Selain itu, pelaku juga dan memukul Asep sebanyak dua kali ke arah kepala belakang dengan tangan kosong.
"Pelaku juga menutup kedua mata Asep dengan lakban warna hitam," ujar Ade.
Adapun seorang pelaku lainnya, lanjut Ade, mendekati Andrie sembari menodongkan alat sejenis benda tajam ke arah tubuhnya. Pelaku menanyakan mata uang asing yang dibawa para korban. Para pelaku pun langsung membawa sebuah tas setelah mengetahui berisi mata uang asing.
"Andrie kemudian mencoba menyelamatkan Asep dengan membuka lakban yang menutup kedua matanya. Pada saat itu, Asep melihat kendaraan pelaku sudah melaju menuju ke arah Bandung," kata Ade seraya mengatakan pihaknya kini tengah menyelidiki pelaku perampokan tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perampokan-illustrasi.jpg)