Breaking News:

Aksi Penggelapan Uang

Gelapkan Uang Perusahaan, Wanita Cantik Asal Jakarta Diamankan Polisi Bandung

Wanita berkulit putih itu tak melakukan perlawanan ketika ditangkap dan langsung dibawa ke Markas Polrestabes Bandung

Penulis: cis | Editor: Dedy Herdiana
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Seorang wanita cantik harus berurusan dengan polisi lantaran terlibat kasus dugaan penggelapan duit perusahaan senilai Rp 464 juta.

Wanita cantik yang diketahui bernama NE (30) itu ditangkap Polsek Babakan Ciparay setelah mendapatkan laporan.

Informasi yang dihimpun Tribun, PT SLU melaporkan NE ke polisi pada 20 Desember 2015. NE dituding telah menggelapkan uang milik perusahaan pada 19 Desember 2015.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Mokhamad Ngajib, mengatakan, NE ditangkap di sebuah rumah di Jalan Bona Indah Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (23/1/2016), sekitar pukul 09.00 WIB.

Wanita berkulit putih itu tak melakukan perlawanan ketika ditangkap dan langsung dibawa ke Markas Polrestabes Bandung untuk proses penyidikan.

"Tersangka menggelapkan uang perusahaan dengan cara melakukan pembayaran ke pihak lain. Namun uang itu ternyata masuk ke rekening pribadi," kata Ngajib di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (2/2/2016).

Adapun NE diketahui memiliki jabatan penting di PT SLU. Ia bertugas melaksanakan pembayaran atas pembelian barang kepada pihak lain melalui transfer atau giro, mengecek laporan rekening koran dan utang dagang PT SLU.

"Tersangka menyelewengkan uang perusahaan ke rekening seorang pria sebanyak tujuh kali sejak Oktober hingga November. Totalnya Rp 464 juta rupiah. Ia menggunakan fasilitas internet banking," kata Ngajib seraya menyebut nama AS yang tertera di rekening merupakan nama fiktif.

Dari kejahatan yang dilakukan NE, polisi menyita barang bukti berupa transfer uang ke rekening, dokumen laporan keuangan perusahaan, dan laporan transaksi keuangan perusahaan di bank. Adapun NE dikenakan pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan yang ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved