Amphiteater Sungai Cikapundung
Teras atau Amphiteater Cikapundung Ini Bakal jadi Tempat Edukasi Anak
PENATAAN tidak akan tuntas dalam semalam namun minimal rapi.
Penulis: Tiah SM | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID -- Luas lahan yang dibenahi seluas 1.800 meter persegi ditata setengah lahan digunakan untuk sawah, sisanya untuk Amphitheater.
Pembuatan sawah mendadak untuk edukasi anak-anak sehingga dikerjakan maraton menggerahkan 120 personel.
Menurut Kepala Bidang Pengairan DBMP Kota Bandung Sihar Sitinjak pembuatan sawah mengerahkan pasukan unit reaksii cepat, pasukan unggu, pasukan katak, dan jurig cai.
Pengerahan jajaran pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung untuk efisiensi anggaran sehingga tidak perlu membayar orang lain.
"Kami memanfaatkan tenaga yang ada, begitu juga material batu, semen dan pasir mengambil dari gudang sehingga tidak membeli," katanya.
Menurut Sihar, penataan tidak akan tuntas dalam semalam namun minimal rapi.
Sementara itu Anwar salah satu pegawai yang membuat sawah mengatakan sehari-harinya membersihkan sungai dengan upah Rp 77 ribu bekerja mulai jam 08.00 sampai jam 16.00.
"Saya setiap harinya bersihkan sungai keliling Kota Bandung tapi sekarang kerja bantu di Babakan Siliwangi," ujar Anwar.
Bantaran Sungai Cikapundung, Babakan Siliwangi, Sabtu (30/01/2016) akan diresmikan oleh Dirjen Kementrian PU.
Ruang publik ini diberi nama Teras Cikapundung atau dikenal Amphitheater Cikapundung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pasukan-dinas-bina-marga-pengairan-kota-bandung-membuat-sawah_20160129_191734.jpg)