Waduk Jatigede
Tangani Relokasi Jatigede Pemkab Sumedang Gunakan Dana Non Bujeter
PEMKAB Sumedang menggunakan dana non bujeter
Penulis: Deddi Rustandi | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
SUMEDANG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Pemkab Sumedang menggunakan dana non bujeter untuk menangani penataan relokasi pemukiman warga korban Bendungan Jatigede.
Alokasi dana itu hanya untuk relokasi Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja saja.
Alokasi dana itu diperuntukan membangun enam sekolah, tembok penahan tanah, saluran air, mesjid dan pemasangan listrik.
(lihat: VIDEO: Terakhir Melatih, Pelatih Djadjang Nurdjaman Peluk Satu Per Satu Pemain Persib Bandung)
Padahal, kawasan relokasi korban Jatigede bertebaran dan bukan hanya Pakualam saja serta butuh penangangan darurat.
Tempat relokasi kebanyakan berada di tanah kas desa yang berada di perbukitan sekitar Bendungan Jatigede.
“Saya sudah mengecek ke tempat relokasi di Cipondoh, Kecamatan Jatinunggal. Sebelumnya perbukitan dan ada penataan cut and fill. Tanah urugan itu butuh penahan supaya tidak longsor,” kata Sekda Zaenal Alimin usai Rapat Koordinasi (Rakor) soal Jatigede, Rabu (27/1/2016). (*)
Berapa anggaran yang diajukan oleh Pemkab Sumedang untuk penataan relokasi dan berapa alokasi dana yang dianggarkan Pemprov Jabar, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Kamis (28/1/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kampung-bojongsalam-desa-padajaya-sudah-semakin-terendam-1_20160127_205207.jpg)