Pembunuhan

Sadis! Ini Cara Dua Pelaku Membunuh Gadis Asal Cirebon Hingga Seperti Melindaskan Diri di Jalur KA

Keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap dengan jelas kasus pembunuhan yang lakukan.

Sadis! Ini Cara Dua Pelaku Membunuh Gadis Asal Cirebon Hingga Seperti Melindaskan Diri di Jalur KA
DOKUMENTASI/TRIBUN JABAR
ILUSTRASI: Foto di atas merupakan peristiwa temuan seorang wanita dewasa tewas di perlintasan kereta api Jalan Rakata, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kamis (4/6/2015) sekitar pukul 12.00. (FOTO: TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

CIREBON, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pelaku kasus pembunuhan yang terjadi di jalur kereta api, Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, JK (16) dan NV (16) diamankan di Polsek Pangenan.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap dengan jelas kasus pembunuhan yang lakukan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban berinisial FTH merupakan pacar JK. Awalnya JK mengajak korban jalan menggunakan sepeda motor sebelum melakukan aksinya pada 24 Mei 2015.

"Awalnya JK bersama NV menjemput korban di Jalan Raya Cirebon-Losari km 14, Desa Pengarengan, dengan menggunakan sepeda motor. Setelah menjemput korban, mereka berboncengan tiga," ujar Sulistyo melalui sambungan telepon, Rabu (27/1/2016).

Kedua tersangka, kata Sulistyo, mengajak korban ke arah Kanci-Cipejeuh-Karangsembung-Getrakmoyan. Sesampainya di tempat sepi dekat rel kereta api di Desa Getrakmoyan, JK berhubungan layaknya suami dan istri dengan korban.

"Setelah selesai, JK menaiki perut korban sambil membekap hidung dan mulut korban menggunakan selendang sampai pingsan," ujar Sulistyo.

Mengetahui korban pingsan, lanjut Sulistyo, JK dan VN menggotong korban dan memindahkannya ke tengah jalur rel kereta api.

Lantas kedua tersangka meninggalkan korban. Korban pun tewas dalam kondisi mengenaskan lantaran terlindas kereta api yang melintas.

"Kasus tersebut terungkap berdasarkan laporan keluarga korban pada 2 November 2015. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya terbongkar aksi pembunuhan yang dilakukan kedua pelaku tersebut," ujar Sulistyo. (*)

Penulis: cis
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved