Keracunan Makanan
Santap Makanan Hajat, Seorang Tewas dan Puluhan Dirawat di RS di Sukabumi
Puluhan warga itu mengalami gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, dan pusing setelah menyantap nasi besek
Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S
SUKABUMI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Seorang warga Kampung Bojong Kawung RT 4/10 Desa Giri Jaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tewas diduga keracunan makanan, Senin (18/1/2016).
Warga yang diketahui bernama Didin (58) itu sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Sekar Wangi Cibadak sejak Minggu (17/1/2016). Didin dinyatakan meninggal sore tadi sekitar pukul 16.45 WIB.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan Didin merupakan satu dari 97 warga yang diduga keracunan makanan dan dirawat di RS Sekar Wangi Cibadak.
Puluhan warga itu mengalami gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, dan pusing setelah menyantap nasi besek dari acara hajat warga pada Sabtu (16/1/2016).
"Nasi besek dari haul ke-5 istri seorang warga. Yang mengadakan acara haul itu juga menjadi korban dan sampai saat ini masih dirawat di RS," kata Sulistyo kepada Tribun melalui pesan singkat, Senin (18/1/2016) malam.
Sulistyo mengatakan, awalnya hanya 17 warga yang dirawat di RS setelah mengalami gejala keracunan makanan pada Minggu (17/1/2016). Namun jumlah korban yang mengalami gejala serupa bertambah hingga Senin (18/1/2016).
"Korban meninggal sekarang disemayamkan di rumah duka. Keluarga korban menerima atas musibah yang menimpa almarhum dan tidak ingin untuk dilakukan bedah mayat atau autopsi dan rencana di makamkan besok pagi," kata Sulistyo. Kasus keracunan itu kini ditangani Polres Sukabumi. (cis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/keracunan-makanan-di-sukabumi_20160118_224506.jpg)