Taman Sri Baduga Purwakarta
Inilah Taman Air Mancur Terluas di Indonesia
Sabtu (9/1) malam, Pemkab Purwakarta resmi membuka pertunjukan air mancur tersebut di hadapan ribuan warga Purwakarta.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
PEMBANGUNAN air mancur Sri Baduga Tahap II di dalam Situ Buleud rampung dibangun. Sabtu (9/1) malam, Pemkab Purwakarta resmi membuka pertunjukan air mancur tersebut di hadapan ribuan warga Purwakarta.
Sejak 2013, air mancur sudah dibangun pemerintah setempat di lahan danau seluas 800 hektare dan disebut taman air mancur Sri Baduga tahap I.
Air mancur Sri Baduga tahap II ini menambah titik semburan air mancur berikut dengan menambah ketinggian semburan air. Lebih dari 2.500 titik semburan dipasang di sekeliling danau. Di tengah danau, berdiri megah satu patung pria tengah duduk bertapa dikawal empat patung harimau putih.
Di tengah pertunjukan, patung-patung itu disorot cahaya beragam warna yang berpadu dengan buih-buih air cipratan semburan air mancur.
Air mancur Sri Baduga ini menampilkan pertunjukan air mancur menari dengan mengikuti alunan musik selama kurang lenih 40 menit. Pertunjukan air mancur menari itu juga lebih atraktif karena titik semburan air mencapai lebih dari lima meter.
Semakin memesona kala setiap titik semburan air mancur itu dipadukan dengan lampu dan sinar laser dan tata cahaya dari sejumlah sudut kawasan danau.
Tidak hanya itu, pertunjukan air mancur juga dilengkapi dengan animasi visual dengan teknologi aqua screen atau menjadikan buih-buih air sebagai layar.
Animasi visual dengan layar buih-buih air ini menampilkan sejarah Situ Buleud. Selain itu, menampilkan animasi sejumlah satwa di tengah danau disertai tarian air mancur.
Pembukaan pertunjukan air mancur Sri Baduga Tahap II ini lebih meriah dan megah. Di tengah pertunjukan, sejumlah penari mementaskan tarian Sunda di tengah danau yang telah dibuatkan tempat daratan terbuat dari papan khusus untuk mereka.
Suasana makin syahdu kala di tengah pertunjukan air mancur menari, Charlie van Houten melantunkan tembang-tembang romantisnya.
Air mancur Sri Baduga ini disebut Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sebagai air mancur terluas di Indonesia. "Ini air mancur terluas di Indonesia karena pertunjukan air mancur ini berada di lahan total seluas 1.000 hektare," ujar Dedi.
Bahkan, kata Dedi, air mancur Sri Baduga juga bisa bersaing dengan pertunjukan air mancur Wings Of Time di Singapura.
"Ini sebanding dengan Wings Of Time Singapura, bahkan ini saya gratiskan khusus bagi warga di setiap malam di akhir pekan," ujar Dedi.
Pembangunan air mancur Sri Baduga ini menghabiskan dana total Rp 40 miliar yang berasal dari APBD Purwakarta, bertahap sejak 2012 hingga 2016.
"Ini bagian dari upaya kami untuk mempromosikan Purwakarta kota wisata. Kota kecil berpenduduk di bawah 1 juta jiwa tapi memiliki wisata yang membanggakan," ujar Dedi.
Untuk mendukung agenda itu, pada peresmian tersebut Pemkab Purwakarta mengundang sejumlah pengusaha hotel di Jawa Barat (Jabar), sekaligus agen perjalanan wisata.
"Setelah pengembangan taman tahap II, tahun ini dilanjutkan dengan pembenahan area di dalam taman yang akan dilengkapi dengan sarana bermain anak," ujar Dedi.
Salah seorang pengunjung mengaku takjub dengan pertunjukan air mancur menari yang disuguhkan di Situ Buleud. Andi Wijaya (38) misalnya. "Ini pertunjukan keren. Saya rasa ini seperti bukan di Purwakarta, seperti di kota lain di luar Indonesia," ujar Andi yang membawa anak dan dua istrinya.
Hal senada dikatakan Astri Oktaviani (33), warga Purwakarta. Menurutnya, air mancur Sri Baduga tahap II ini lebih bagus dibanding sebelumnya. "Lebih megah dan lebih tinggi air mancurnya," ujar Astri.
Meski peresmian air mancur sempat terhambat karena hujan, antusiasme warga sangat tinggi. Jalanan kawasan Situ Buleud dipadati warga karena area di dalam taman sudah dipadati pengunjung. Panitia pun harus membagi waktu bagi pengunjung yang ingin masuk. (men)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/air-mancur-purwakarta_20160110_063615.jpg)