Setelah Harga BBM Turun

Penurunan Tarif Angkot Tunggu Aspirasi Organda

Menhub instruksikan tarif angkutan turun sebesar 5 persen seiring dengan turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penurunan Tarif Angkot Tunggu Aspirasi Organda
DOKUMENTASI/TRIBUN JABAR
ILUSTRASI: Pengumuman tarif angkot. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung belum menentukan tarif baru untuk angkutan kota (Angkot) di Kota Bandung.

Sesuai instruksi Menteri Perhubungan (Menhub), tarif angkutan turun sebesar 5 persen seiring dengan turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Saya belum rapat, nanti saya rapat dulu dengan bakortrans (Badan koordinasi transportasi)," ujar Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky Gustiadi, di Jalan Babatan, Kota Bandung, Jumat (8/1/2016).

Ricky mengatakan, pihaknya pun menunggu aspirasi terlebih dahulu dari pengusaha angkutan maupun organda untuk tarif angkot di Kota Bandung.

Ricky mengatakan, nantinya Organda memiliki hitungan tersendiri untuk tarif angkutan ini.

"Jadi dari aspirasi organda dulu mengusulkan berapa baru rapat. Mereka punya hitungan saya punya hitungan. Kami tidak bisa mendahului," katanya.

Bukan tidak mungkin, ujarnya, untuk tarif angkot di Kota Bandung penurunannya bisa lebih dari 5 persen atau kurang.

Dalam waktu dekat, ujarnya, pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait untuk merumuskan tarif angkot di Kota Bandung.

"Saya koordinasi dulu, minggu depan mungkin sudah ada aspirasinya," katanya. (*)

Penulis: dra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved