Pilkada Serentak
Begini Tanggapan Warga Cianjur Usai Masa Kampanye Cabup-cawabup
SEJUMLAH warga menyatakan tanggapan usai masa kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Cianjur
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani
CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah warga menyatakan tanggapan usai masa kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Cianjur, ditutup pada hari Sabtu, 5 Desember.
Banyak janji-janji manis para calon yang diingat warga. Namun, warga nampak begitu pesimis siapapun yang akhirnya manggung sebagai kepala daerah di Kabupaten Cianjur, bisa mewujudkan janji manis mereka.
Firman Taqur (38) warga Pabuaran, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur menyebut kebanyakan janji-janji manis paslon sukar terwujud.
"Tapi saya tetap harus memilih satu diantara 3 pasangan (cabup dan cawabup). Sulit memang mencari calon pemimpin yang ideal apalagi yang tanpa cacat dan tanpa cela. Namun, setidaknya saat ini warga Cianjur membutuhkan pemimpin yang bukan saja bisa menjadi figur panutan, namun mampu membawa rakyat cianjur ke arah yg lebih baik, membawa cianjur lebih maju lagi dan menjadi kabupaten kebanggaan," ujar Firman di Pabuaran, Minggu (6/12/2015).
Dosen di salah satu Universitas di Sukabumi itu menuturkan, Bupati adalah pemimpin.
Pemimpin, kata Dia, harus memosisikan diri sebagai seseorang yang bisa didengar dan mendengar rakyat.
"Pada akhirnya, pemimpin akan dikagumi dan dipatuhi rakyat," ujarnya.
Ferry Indra (35) warga Gang Guntur III, di Jalan Silliwangi, Cianjur merasa musim kampanye ini berbeda dengan sebelumnya. Pada kampanye ini, suasana lebih tertib.
"Sebelumnya warga sering terganggu, atribut ini-itu dipasang sembarangan. Tapi sekarang lebih tertib karena pemasangan spanduk dan alat peraga kampanye lainnya diatur," ujar Ferry di Gang Guntur.
Sama dengan Fiman, Ferry menyebut janji-janji manis ketiga pasangan calon di Cianjur hanya angin surga bagi masyarakat.
Sementara keuntungan diraup oleh mereka.
"Ya seolah-olah mudah untuk dilaksanakan, jika sudah jadi Bupati dan Wakilnya, janjinya menguap entah kemana," ujar Ferry.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur menutup masa kampnaye ketiga pasangan calon.
Mulai dari paslon 1, Deni Sunarya- Zaini Hamzah, 2, Irvan Rivano- Herman Suherman, 3, Suranto Aldwin Rahadian.
Menurut informasi yang dihimpun, KPU mulai menurunkan alat perga kampanye terhitung sejak Minggu (6/12/2015) pukul 00.01. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pilkada-penuh-tanda-tanya_20150806_155014.jpg)