Breaking News:

Demo Gojek

Pengemudi Gojek Minta Emil Sikapi Masalah Gojek

Para pengemudi Gojek Bandung ini meminta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyikapi permasalahan para pengemudi Gojek.

TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Para pengemudi Gojek berkumpul di depan gerbang Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (1/12/2015). Mereka meminta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyikapi permasalahan para pengemudi Gojek itu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Puluhan pengemudi Gojek Kota Bandung menggeruduk Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (1/12/2015).

Para pengemudi Gojek Bandung ini meminta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyikapi permasalahan para pengemudi Gojek ini.

Koordinator aksi Sule (45) mengatakan, permintaan penutupan dari para pengemudi Gojek ini lantaran pihak manajemen Gojek Bandung telah melakukan pelanggaran yang merugikan para pengemudi Gojek.

Dari 35 ribu pengemudi Gojek, kata Sule, 17 ribu di antaranya mendapatkan sanksi skorsing. Sanksi ini, katanya, diberikan lantaran pihak manajemen menduga ada order fiktif.

"Padahal kami tidak mengerti apa itu order fiktif, yang kami tahu tugas kami ya mengemudi. Dengan skorsing ini akibatnya kami tidak bisa narik," ujar Sule di sela-sela aksinya.

Apalagi, kata Sule, pihak PT Gojek telah melakukan kecurangan dengan pemotongan-pemotongan saldo untuk cicilan barang yang diberikan PT Gojek.

Pemotongan yang biasanya dilakukan per minggu ini, saat ini malah dilakukan hampir setiap hari dengan nominal potongan yang beragam.

"Meski sudah disanksi, pemotongan juga terus berjalan," katanya.

Terlebih, kata Sule, dengan sanksi yang diberikan ini pun, para pengemudi sulit untuk mencairkan uang saldo.

"Kami tidak bisa mengambil hasil jirih payah kami sendiri. Ini jelas merugikan kami," katanya.

Maka dari itu, kaya dia, pihaknya meminta agar Wali Kota Bandung membantu menyelesaikan masalah yang dialami para pengemudi Gojek ini.

"Kami di sini punya bapak yaitu Kang Emil. Kami minta bisa menyikapi hal ini," katanya. (*)

Penulis: dra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved