Teras

Makelar dan DPR Runtuh

SEMUA orang dewasa tahu profesi calo. Pekerjaan di antara penjual dan pembeli.

Makelar dan DPR Runtuh
TRIBUN JABAR
Cecep Burdansyah. 

Calo juga termasuk profesi yang terbuka.

Mau orang sekolahan tinggi atau sama sekali tidak sekolah, asal dia punya kemampuan berkomunikasi dan mempunyai pengetahuan seluk beluk jual beli plus aneka barang jasa, siapa pun bisa melakukannya.

Tidak perlu gelar sarjana, apalagi sertifikasi. Saya mempunyai banyak kenalan yang berprofesi ini, mulai yang sekolahan sarjana sampai yang hanya tamatan sekolah dasar.

Di kampung, saya punya kenalan seorang calo yang hanya tamatan SD, tapi cukup piawai dalam transaksi.

Banyak orang yang mau menjual barangnya, biasanya tanah, menggunakan jasanya. Artinya, walaupun hanya tamatan SD, dia orang yang menarik untuk dijadikan rekan bisnis.

Dalam dunia bisnis modern, profesi calo telah bermetamorfosis dalam wajah yang keren. Sebutannya berganti jadi makelar atau broker, dengan basis ilmu manajemen.

Di kota-kota besar, kita bisa menemukan perusahaan makelar yang biasanya bergerak dalam jual beli properti dan tanah.

Profesi makelar atau calo ini telah memberikan kehidupan bagi umat manusia. Profesi ini muncul dan terus berkembang seperti apa yang dirumuskan oleh penemu ilmu ekonomi Adam Smith, yaitu karena adanya kebutuhan dan kepentingan manusia.

Tapi profesi ini pun rentan dirusak oleh orang-orang tidak profesional, orang-orang yang tidak tahu fungsi dan manfaat profesi ini.

Biasanya, demi meraih keutungan dengan cepat atau jumlah besar, ada saja orang yang menjalankan profesi ini dengan cara memperdaya pembelinya atau penjualnya.

Halaman
1234
Penulis: cep
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved