Breaking News:

Habib Rizieq dan Sampurasun

Terbaru! Diprotes karena Pelesetkan Sampurasun, Begini Respons Habib Rizieq

Plesetan Habib Rizieq sendiri beredar dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
KOMPAS.COM / AWAN NEGUS TAKARI
Habieb Rizieq Shahab. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.IDHabib Rizieq, pimpinan Front Pembela Islam (FPI), merespons kritik dan protes masyarakat Sunda yang menilai dia telah menyampaikan ucapan kebencian dengan mengganti salam "sampurasun" menjadi "campur racun".

Rizieq meminta masyarakat Sunda supaya jernih memahami maksud pernyataan Sampurasun.

Dia menjelaskan Sampurasun adalah ucapan selamat masyarakat Sunda yang sangat terkenal dan mengandung unsur penghormatan kepada sesama.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Datang ke Barru Sulawesi Selatan, Spanduk Terpasang Selamat Datang SBY

Pengucapan Sampurasun dapat dipergunakan selama tidak dijadikan sebagai pengganti ucapan salam, yaitu "Assalaamu 'Alaikum".

"Sampurasun sebagai adat sunda yang mempunyai makna sangat baik dan amat bagus, serta boleh digunakan untuk menyapa sebagai penghormatan, selama tidak dijadikan sebagai pengganti syariat "Assalaamu 'Alaikum"" kata Habib Rizieq saat dihubungi, Rabu (25/11/2015).

Dia menegaskan supaya pengucapan Sampurasun tidak menjadi sarana mengadu domba antara adat istiadat dan syariat karena masing-masing ada tempat dan syarat serta cara penggunaan.

Dalam hal ini, Rizieq mengkritik kampanye yang dilakukan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.

Menurut Habib, Dedi mulai meninggalkan ucapan salam "Assalaamu 'Alaikum" dan diganti salam adat Sunda "Sampurasun".

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved