Pasar Cikajang Kebakaran

Hujan Deras Turun, Kobaran Api di Pasar Cikajang Tetap Sulit Dipadamkan

Kios yang terbakar ini sebagian besar merupakan kios penjual sayuran, kelontongan, sembako dan ikan.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi kebakaran. Petugas Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung berusaha memadamkan api yang membakar sejumlah bangunan semi permanen di bantaran Sungai Cikapundung dekat Kampus Unisba, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Minggu (4/10/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pihak kepolisian bersama pedagang Pasar Cikajang melakukan penyekatan agar kebakaran tak semakin meluas. Meski turun hujan, api sulit dipadamkan.

"Kami merobohkan dinding dan beberapa bagian kios lain yang menempel dengan kios yang terbakar. Sampai sekarang kami masih berupaya memadamkan api," ucap Kapolsek Cikajang, AKP Cecep Bambang, Selasa (24/11).

Hingga saat ini, bara api masih terlihat di beberapa kios yang terbakar, meski kebakaran di Pasar Cikajang berhasil dikendalikan petugas. Kios yang terbakar ini sebagian besar merupakan kios penjual sayuran, kelontongan, sembako dan ikan.

"Jumlah pasti kios yang terbakar belum bisa dihitung. Diperkirakan ada 50 kios yang ludes. Kerugian akibat kebakaran mencapai ratusan juta rupiah," katanya.

Sebelumnya, puluhan kios yang berada di Pasar Cikajang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 18.00. Kebakaran diduga terjadi akibat arus pendek listrik di salah satu kios. (wij)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved