Perampokan
CCTV Rekam Wanita Seksi Dihajar dan Diseret Dua Orang Perampok dalam Lift
Dengan diunggahnya rekaman CCTV itu di YouTube, komentar pun langsung bermunculan
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
KUALA LUMPUR, TRIBUNJABAR.CO.ID --- Pelaku yang diduga mengeroyok dan merampok seorang akuntan wanita di dalam lift kondominium Prima Setapak bulan lalu memohon dinyatakan tidak bersalah atas terlukanya wanita korban perampokan.
Insiden yang dialami seorang wanita dengan kaus hitam dan celana pendek serta membawa tas tangan putih yang diselendang di badan ini terekam CCTV dan video klipnya telah menyebar di media sosial.
Berikut rekaman videonya:
Ahmad Shafizi Shafei seorang Kru penerbit film, Muhammad Qusyahreen Zainurdin pedagang dan Mohamad Faizal Shamsudin seorang teknisi seperti dilansir The Star, Selasa (24/11/2015), didakwa secara bersama-sama telah perampokan dengan kekerasan terhadap korban bernama LL Lee (26).
Aksi perampokan yang didahului dengan aksi kekerasan seperti terekam dalam CCTV di atas pelaku mengambil paksa tas tangan korban yang didalamnya antara lain terdapat uang senilai RM7,000 atau setara Rp 22,6 juta.
Mereka mengatakan telah melakukan pelanggaran di lift utama di Blok A Prima Setapak Condo pukul 11:45 waktu setempat pada 17 Oktober 2015.
Ketiga terdakwa dijerat pasal 394 aturan hukum pidana tentang perampokan dengan kekerasan yang menyebabkan korban cedera.
Wakil Jaksa Penuntut Umum, Norazlin Mohamad Yusoff tidak menawarkan jaminan karena ia percaya ketiga orang mungkin melarikan diri. Pelanggaran di bawah Bagian 394 dari Undang-Undang hukuman maksimal penjara 20 tahun.
Norazlin juga mengatakan video klip kejadian itu sudah menyebar.
Saat menjawab pertayaan hakim tentang luka korban, Norazlin mengatakan korban menderita luka akibat ditendang dan ditinju selama kejadian perampokan yang berlangsung sekitar beberapa menit tersebut.
Tips Gunakan Lift
Dengan diunggahnya rekaman CCTV itu di YouTube, komentar pun langsung bermunculan. Antara lain komentar dari pemilik akun @Winston Tan, menyarankan agar The Star memberikan tips pencegahan bagi warga agar tidak mengalami perampokan di dalam lift.
"Mungkin The Star bisa menyarankan beberapa tindakan pencegahan untuk keselamatan semua orang. Pelajaran dari (berita) ini:
1. Jangan pernah masuk ke lift jika di dalam ada dua orang yang mencurigakan. Lebih baik mengambil lift berikutnya. Lebih baik terlambat beberapa menit dari pada mengamabaikan keselamatan Anda.
2. Jangan biarkan Anda lengah saat berada di dalam lift. Jangan menghadapi dinding atau pintu sementara di belakang Anda ada seseorang. Tidak apa-apa jika itu penuh orang. (*)
