Selasa, 14 April 2026

Polisi Gadungan

Orangtuanya Sih Hidup Pas-pasan, Polisi Gadungan Ini Tinggal di Rumah Mewah dan Pacarnya Cantik

Dia dilaporkan kasus penipuan investasi pembangunan jalan.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Polisi Gadungan Ahmad Subkhi, berfoto dengan pacarnya yang cantik. Kini, Subkhi meninggalkan pacarnya yang cantik itu, usai menipu korbannya sampai Rp 7 milliar. 

TRIBUNJABAR.CO.ID --- Seorang polisi gadungan penipu, Ahmad Subkhi, memiliki pacar cantik dan tinggal di rumah mewah.

Sementara orangtuanya, hidup pas-pasan di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Orangtuanya sehari-hari bekerja menjual gado-gado.

Subkhi kini tengah diburu polisi Polda Metro Jaya.

Dia dilaporkan kasus penipuan investasi pembangunan jalan.

Ada 5 korbannya yang melapor. Kini Subkhi menghilang entah kemana dengan membawa uang hasil penipuan sekitar 7 milliar.

Salah satu korbannya, Tedy Tesimen (38), tertipu sampai Rp 1,1 milliar oleh Subkhi. Begitu juga 5 korban lainnya, rata-rata tertipu dengan nilai Rp 1 milliar.

Oleh Subkhi, Tedy diajak berinvestasi dalam sebuah pembangunan jalan di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu pada pertengahan 2014 lalu. Tedy dijanjikan keuntungan 50 persen dari total investasinya.

Di bulan November 2014 sampai 6 bulan berikutnya, Tedy mentransfer uang sampai total akhirnya Rp 1,1 milliar.

"Meyakinkan sekali caranya," kata Tedy.

Apalagi Subkhi mengaku sebagai anak buahnya mantan Kapolri, Jenderal Sutarman.

Serta banyak pula mengenal polisi-polisi lain berpangkat tinggi.

Bahkan sebelum Tedy mulai mentransfer uang, Subkhi mengajak Tedy melihat lokasi pembangunan di Kabupaten Kepahiang.

Disana semuanya tambah meyakinkan. Terutama lantaran Tedy dijemput oleh Kepala Dinas PU Kabupaten Kepahiang, Efredy Damri. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved