Teras

Inferior

PERILAKU dan tindakan mempunyai logikanya sendiri.

Inferior
TRIBUN JABAR
Cecep Burdansyah 


PERILAKU dan tindakan mempunyai logikanya sendiri.

Logika perilaku selalu sulit ditembus oleh nalar orang lain, ia bersemi dan terus berkembang biak dalam diri manusia, sedangkan tindakan tersambung secara sosial dan orang lain bisa menalarnya.

Tindakan mempunyai legitimasi sosial karena selalu terbuka untuk diperdebatkan. Kalaupun tindakan dipaksakan, ia akan mendapat kritik tajam dan akan mendelegitimasi kewibawaan pembuat keputusan.

Namun, perilaku selalu tersembunyi. Ia mengintip. Lalu kita dibuat tersentak. Jika tindakan masih bisa dilacak rasionalitasnya, perilaku sulit diusut.

Jika sebuah negara mengumumkan perang terhadap negara lain, itu tindakan, sehingga negara yang akan diserang bisa mengantisipasi.

Tapi jika ada satu negara tiba-tiba menyerang negara lain, seperti Irak yang tiba-tiba menyerang Kuwait, atau Israel yang menyerang permukiman Palestina, itulah perilaku.

Tak mengherankan, pascaserangan ke Kuwait, Saddam Husein disebut agresor. Pengibaran bendera Palestina di PBB disambut baik sebagai kemenangan kedaulatan Palestina.

Belanda pernah melakukan agresi dua kali karena melanggar perjanjian dan secara mendadak menyerang Indonesia.

Mirip serangan menara kembar WTC, peristiwa di Paris adalah agresi yang mematikan, mengacak-acak pertandingan sepak bola persahabatan antara Jerman dan Prancis, konser musik rock, dan suasana santai di sebuah kafe.

Halaman
123
Penulis: cep
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved