Kabar dari Purwakarta
Pemkab Purwakarta Tak Restui Deklarasi Anti Syiah
PEMKAB Purwakarta telah menerima surat dari sejumlah umat syiah di Purwakarta.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID -- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak merestui digelarnya deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas) di Purwakarta, yang sedianya digelar pada Sabtu (14/11/2015) di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta.
Ia mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melarang digelarnya acara. Apalagi, deklarasi itu bagian dari kebebasan pendapat yang diatur undang-undang.
"Dalam kaca mata negara, saya tidak merestui agenda itu. Agenda itu bagian dari kebebasan pendapat tapi saya tidak sependapat dengan mereka," ujar Dedi dalam pertemuan dengan sejumlah awak media di Pendopo Pemkab Purwakarta, Kamis (12/11/2015).
Bahkan, kata dia, Pemkab Purwakarta telah menerima surat dari sejumlah umat syiah di Purwakarta.
"Saya katakan pada mereka, kami Pemkab Purwakarta bersama TNI/Polri akan melindungi setiap kelompok masyarakat, menjamin mereka untuk bisa berkeyakinan, beragama dan menjalankan ibadahnya tanpa ada gangguan dari siapapun," ujarnya.
Pihak kepolisian di Purwakarta sendiri belum mengeluarkan izin terkait digelarnya tersebut.
Sehingga, Pemkab Purwakarta menilai agenda deklarasi itu ilegal.
"Kalau tidak ada izin dari polisi dan pemerintah tidak menghadiri deklarasi itu, berarti deklarasi itu ilegal," ujar dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kabupaten-purwakarta-map_20151109_155456.jpg)