Mien Uno Sedih, Orang Asing Mengira Kebaya Berasal dari Malaysia
beberapa waktu lalu sempat membuatnya sedih. Pasalnya, banyak orang asing menyangka bahwa kebaya merupakan busana nasional dari Malaysia.
TRIBUNJABAR.CO.ID – Kebaya merupakan identitas dan ciri khas bangsa Indonesia. Selain berfungsi sebagai busana wanita, kebaya juga dianggap warisan seni nenek moyang yang patut dilestarikan. Keberadaan kebaya menjadi simbol pesona wanita Indonesia.
Kebaya tak hanya layak dikenakan oleh wanita dari berbagai usia, tapi juag berhasil menyatukan kaum hawa di Tanah Air dengan perbedaan latar belakang, adat istiadat, dan budaya.
Melihat banyaknya wanita yang mengenakan kebaya, ternyata belum ampuh mendongkrak popularitas kebaya di pentas internasional.
Selain itu, menurut Mien Uno, penulis buku Kebayaku, mengatakan bahwa banyak juga wanita Indonesia yang kurang menghargai kehadiran kebaya.
Pengalaman Mien mengikuti Frankfurt Book Fair beberapa waktu lalu sempat membuatnya sedih. Pasalnya, banyak orang asing menyangka bahwa kebaya merupakan busana nasional dari Malaysia.
"Saya ingin sekali saat orang-orang melihat kebaya, mereka bisa berkata bahwa ini adalah kostum nasional Indonesia,"ujar Ibu Mien.
Orang asing, kata Mien, saat memuji keindahan kebaya lebih tulus dari orang Indonesia. Umumnya, orang asing kagum melihat detail kebaya yang bersahaja tapi elegan, terutama untuk kebaya yang memiliki aksentuasi yang meningkatkan kecantikan kebaya.
"Saya berharap Indonesia memiliki kostum nasional. Orang Indonesia dapat terilhami mengenakan kebaya karena memang kebaya adalah warisan kebudayaan bangsa Indonesia," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perempuan-cianjur-berkebaya-dan-rok-mini-sambut-menteri_20151027_122740.jpg)