Senin, 13 April 2026

Pengamat Transportasi Bandung: Nggak Perlu Mikir MRT, LRT, Optimalkan Saja Angkot

Ofyar mengatakan, saat ini coverage area angkot di Kota Bandung belum menyeluruh.

Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Pengamat transportasi publik, Ofyar Z Tamim saat ditemui di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (7/11/2015). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pengamat transportasi publik, Ofyar Z Tamim menilai perlu adanya pengoptimalan terhadap angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Salah satunya dengan melakukan rerouting trayek angkot.

Sebab, Ofyar mengatakan, saat ini coverage area angkot di Kota Bandung belum menyeluruh. Sehingga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung perlu mengoptimalkan dengan rerouting trayek angkot.

"Gak perlu mikir MRT, LRT, tmb karena itu butuh uang. Gak bisa dibayar sama uang Pak Ridwan Kamil. Jangka pendeknya itu ya optimalkan angkot ini. Itu kan sudah ada," ujar Ofyar dalam diskusi di Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (7/11/2015).

Ofyar mengatakan, reroutinh trayek angkot ini tidak perlu menambah atau mengurangi jumlah angkot yang sudah ada. Hanya saja, cover area angkot perlu diperluas. Sehingga, kata dia, masyarakat yang selama ini wilayahnya belum terlayani oleh angkutan umum bisa terlayani oleh angkot hasil rerouting tersebut.

"Coverage area yang awalnya 30 persen harus jadi 95 persen. Nanti ada rute gemuk, ada rute kurus. Tinggal nanti diperhitungkan saja berapa armadanya," katanya. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved