Jelang PON XIX 2016
IMI Jabar Sesalkan Tak Ada Koordinasi Soal Venue Subang
CABANG olahraga (cabor) balap motor akan menjadi salah satu cabor yang akan dipertandingkan...
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Cabang olahraga (cabor) balap motor akan menjadi salah satu cabor yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat tahun depan.
Kabupaten Subang ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan balap motor oleh Panitia Besar (PB) PON XIX.
Hingga memasuki akhir Oktober ini pembangunan venue pertandingan balap motor Subang masih terus digenjot oleh pelaksana proyek.
Namun sayang ketiadaan koordinasi antara pelaksana proyek, PB PON serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jabar membuat trek balap motor di Subang menjadi kurang standard.
Hal ini menjadi salah satu hal yang diprihatinkan oleh pengurus IMI Jabar.
Ketua Harian IMI Jabar, Herry Suren mengatakan bahwa trek venue lapangan balap di Subang ternyata tidak standard karena memiliki panjang yang kurang dari yang sudah ditentukan.
Menurut Herry, seharusnya panjang trek balapan tersebut minimal memiliki panjang 1200 meter.
"Ternyata setelah kami cek ke sana (venue di Subang, Red), panjang treknya kurang (standard). Ternyata hanya seribu sekian meter saja, kurang dari seribu duaratus meter," kata Herry kepada wartawan di Kantor IMI Jabar, Kamis (29/10/2015). (*)
Seteleh mengecek ke lapangan, benarkah ada trek balapan yang berpotensi membahayakan? Selengkapnya, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Jumat (30/10/2015). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.