Selasa, 7 April 2026

Iman S Nurdin Kembali Terpilih Jadi Ketua IJTI Jabar

Ketua Umum IJTI, Yadi Hendriana mengatakan uji kompetensi jurnalistik menjadi fokus utama IJTI kedepan.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Kisdiantoro

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Musyawarah Daerah IV Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat yang dilaksanakan Jumat (23/10/2015) di Bandung, menghasilkan pengurus baru periode 2015-2018.

Jurnalis Trans Media, Iman S Nurdin kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jabar untuk yang kedua kalinya, ditemani Jhon Hendra sebagai Wakil ketua dan Mujib Prayitno sebagai Sekretaris.

Iman S Nurdin terpilih sebagai Ketua IJTI Jabar secara aklamasi setelah melewati proses pemilihan melalui voting yang dipimpin oleh Pimpinan Musyawarah Oka Sayuti. Iman mendapatkan 30 suara dari total 60 peserta Musda. Seusai dikukuhkan sebagai Ketua IJTI Periode 2015-2018, Iman S Nurdin berjanji merangkul semua jurnalis televisi untuk mempererat kebersamaan profesi.

Menurutnya professionalme, reputasi, kredibilitas menjadi sebuah tata ukur integritas IJTI. Di sisi lain IJTI juga mengadvokasi masyarakat untuk mengkonsumsi sebuah tayangan yang cedas.
”Kondisi pertelevisian saat ini yang telah kebablasan menuntut seorang jurnalis televise untuk semakin professional dan berintegritas dengan mengedepankan norma di masyarakat”, katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Sabtu (24/10/2015).

Dirinya meminta seluruh anggota IJTI Jabar untuk turut aktif dalam seluruh kegiatan, demi menjadikan IJTI Jabar sebagai organisasi yang memiliki integritas sehingga dapat menghasilkan karya terbaik untuk publik.

Ketua Umum IJTI, Yadi Hendriana mengatakan uji kompetensi jurnalistik menjadi fokus utama IJTI kedepan. Menurutnya jurnalis televisi jangan hanya mengharapkan liputannya ditayangkan namun melupakan kompetensi pribadi dalam menyajikan berita. “Kompetensi jurnalis wajib dilakukan, mengingat dalam beberapa waktu kedepan Dewan Pers akan mewajibkan seluruh jurnalis memiliki kartu kompetensi”, katanya.

Sementara itu, ketua KPID Jawa barat, Dedeh, berpesan agar kepengurusan IJTI massa tugas 2015-2018 tetap memegang etika sesuai P3SPS mengingat Jawa Barat menjadi daerah dengan televisi terbanyak baik stasiun jaringan atau lokal. (tif)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved