Dampak Kemarau
Kemarau, Petani Sukamanah Memanen Padi yang Belum Cukup Umur
Air irigasinya mah sudah ga mengalir sampai sini.
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Kisdiantoro
RANCAEKEK, TRIBUNJABAR.CO.ID - Akibat kemarau panjang ditambah kurangnya pasokan air irigasi, sejumlah petani di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, Kabuoaten Bandung, terpaksa memanen tanaman padi yang belum cukup umur.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun, sekitar lebih dari 500 hektare sawah yang ada di Desa Sukamanah terancam gagal panen akibat lahan yang kian mengering.
Ono (61) salah seornag petani asal Dusun Sapan, Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek mengatakan, pihaknya terpaksa memanen padi lebih dini akibat lahan garapannya seluas 200 tombak sudah lima bulan tidak mendapatkan pengairan.
"Air irigasinya mah sudah ga mengalir sampai sini. Terpaksai saya panen saja. Dari pada malah dimakan tikus nantinga," kata Ono kepada Tribun saat ditemui ditanah garapannya di Desa Sukamanah, Kamis (22/10). (cr5)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/memanen-padi-lebih-cepat_kemarau_20151022_164732.jpg)