Piala Presiden 2015

Sekjen The Jakmania Febrianto Jadi Tersangka Provokasi Kericuhan

Febrianto dianggap menghasut hingga memicu kericuhan di beberapa tempat di Jakarta.

Sekjen The Jakmania Febrianto Jadi Tersangka Provokasi Kericuhan
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
The Jak Mania membuat kericuhan dengan melempari Pos Polisi Palmerah, Minggu (18/10/2015). 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sekjen The Jakmania, Febrianto, ditetapkan sebagai tersangka provokasi kericuhan pada final Piala Presiden 2015 di Jakarta, Minggu (18/10/2015) kemarin.

Febrianto dianggap menghasut hingga memicu kericuhan di beberapa tempat di Jakarta.

"Dari hasil penyelidikan kita sudah mengamankan saudara F dan dilakukan pendalaman Subdit Cyber Crime dan alat bukti cukup dan F sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal di Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Saat ini Febrianto saat ini ditahan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami keterkaitan pihak lain dalam kasus ini. [Baca: Sekjen The Jakmania Diduga Memahami Kericuhan Saat Final Piala Presiden]

"Atas perbuatannya, Ferbrianto dijerat Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) UU ITE dan atau pasal 160 KUHP tentang penghasutan untuk menggunakan kekerasan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara," jelas Iqbal.

Seperti diketahui Febrianto menyebarkan berita yang berisi provokasi melalui tweet pada akun @bung_febri pada tanggal 11 oktober 2015. [Baca: Dianggap sebagai Provokator Kericuhan, Sekjen Jakmania Ditangkap]

Posting tersebut berisi: 'Kalau menganggap final piala presiden di Gbk takkan ada apa2, mungkin anda bisa menyusul kawan anda Rangga #tolakpersibmaindiijakarta'.

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved