Operasi Tangkap Tangan KPK
Kadernya Ditangkap Tangan KPK, Hanura Belum Bersikap
Anggota Komisi V DPR itu mengaku belum mengetahui sikap partai.
JAKARTA/TRIBUNJABAR.CO.ID - Partai Hanura mengaku sudah mendapat kabar mengenai adanya operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kadernya.
Hal itu dikatakan Ketua DPP Hanura Miryam S Haryani ketika dikonfirmasi, Selasa (20/10/2015).
Namun, Miryam belum mengetahui kader yang ditangkap tersebut. "Saya baru tahu," ujar Miryam.
Anggota Komisi V DPR itu mengaku belum mengetahui sikap partai. Termasuk, apakah memberikan bantuan hukum terhadap kader Hanura yang tertangkap KPK.
"Belum tahu mas, karena kita baru tahu kabar ini. Ini juga kita mau dikumpulkan malam ini untuk rapat internal," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) seorang anggota DPR asal Partai Hanura.
Operasi tangkap tangan ini berlangsung hari Selasa (20/10/2015) atau tepat satu tahun pemerintahan Jokowi-JK. "Iya ada operasi tangkap tangan," ujar seorang sumber di KPK menolak disebutkan namanya.
Berdasarkan informasi, anggota DPR RI tersebut adalah anggota Komisi VII dari fraksi Parta Hanura. Anggota dewan tersebut dikabarkan sudah di KPK dan dilakukan pemeriksaan. (TRIBUNNEWS.COM/Ferdinand Waskita)