Breaking News:

Piala Presiden 2015

Seperti Inilah Kesedihan Spaso Tak Bisa Ikut Bermain

BOMBER Persib Bandung, Ilija Spasojevic, mengaku sedih.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN JABAR / DENI DENASWARA
Illija Spasojevic disela ujicoba di lapangan Sesko AD, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Rabu (30/9). Ketika itu, Persib Bandung menang dengan skor (3-1). 

Laporan Maulana Yudha

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Terakumulasi kartu kuning, bomber Persib Bandung Ilija Spasojevic hanya bisa bersabar di leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2015.

Saat rekan-rekannya bertarung di Stadion AJi Imbut, Tenggarong, pemain asal Montenegro itu cuma berpeluang menyaksikan lewat layar kaca, Minggu (4/10/2015).

Meski begitu, semangatnya untuk terus mendukung timnya tak surut sedikitpun. "Kita fokus untuk mendukung teman-teman yang bisa main," ujar Spaso, sapaannya, Kamis (1/10/2015).

Rencananya, sang pelatih tak akan membawa lima pemain yang terakumulasi kartu. Selain Spaso, juga Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Hariono, dan Zulham Zamrun.

Selain itu, M Ridwan juga tetap di Bandung karena masih terdera cedera. "Sekarang tinggal di Bandung saja untuk melakukan persiapan di leg kedua nanti," ucap pemain bernomor punggung 87 itu.

Ia sempat kecewa karena pemutihan kartu hanya berlaku di babak final.

"Saya sedih tidak bisa ikut bermain, tapi tetap senang karena bisa bermain di leg kedua di Jalak Harupat," ujar Spaso.

Menurutnya Persib masih memiliki kans yang besar untuk bisa lolos ke babak final, terlebih tren mencetak gol Persib sedang berada di level positif.

Absennya enam pemain tak kan berpengaruh banyak terhadap kans kemenangan Persib. (*)

Selain kemenangan, apa yang diharapkan Spaso dari Atep dan kawan-kawan bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Jumat (2/10/2015). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Bola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved