Harga BBM

Sampai Desember Harga BBM Tetap, Harga Baru Ditentukan Januari

"Harga BBM tidak turun, tetap sama seperti sebelumnya," katanya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Sampai Desember Harga BBM Tetap, Harga Baru Ditentukan Januari
BUKBIS CANDRA ISMET BEY
Produk bensin terbaru Pertalite RON 90 yang siap diluncurkan di SPBU kawasan Gedebage, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jum at (24/7/2015). Pertalite merupakan variant baru bahan bakar minyak milik PT Pertamina (Persero) dengan nilai oktan 90, nantinya akan terdapat 103 SPBU yang ada di Jakarta, Bandung, dan Surabaya yang menyediakan Pertalite dengan harga jual Rp. 8.400 per liter. 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemerintah memutuskan harga bahan bakar minyak periode tiga bulan ke depan atau Oktober-Desember 2015 tetap. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan, pemerintah memandang saat ini belum perlu dilakukan perubahan harga terhadap komoditas dunia, bahan bakar minyak atau BBM itu.

"Harga BBM tidak turun, tetap sama seperti sebelumnya," katanya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Menurut dia, pemerintah juga telah menetapkan periodisasi evaluasi harga BBM setiap tiga bulan sekali yang berlaku mulai 1 Oktober 2015.

Jangka waktu tiga bulan sekali, lanjutnya, merupakan periodisasi yang ideal. "Kami ingin menjaga stabilisasi harga di masyarakat. Kalau enam bulan terlalu panjang, sehingga diputuskan tiap tiga bulan sekali," katanya.

Perubahan periodisasi harga BBM tersebut juga berdasarkan masukan Komisi VII DPR agar tidak terlalu sering mengubah harga BBM karena menimbulkan gejolak harga komoditas lainnya khususnya bahan pokok.

Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja menambahkan, pertimbangan utama harga BBM tidak berubah adalah menjaga stabilisasi perekonomian.

"Jadi selama tiga bulan ke depan (Oktober-Desember), masyarakat dan juga dunia bisnis punya kepastian. Pemerintah akan menetapkan harga BBM selanjutnya pada Januari mendatang," katanya.

Pemerintah memutuskan per 1 Oktober 2015 hingga 31 Desember 2015, harga BBM jenis Premium di wilayah penugasan atau luar Jawa-Madura-Bali tetap Rp 7.300 per liter, solar subsidi Rp 6.900 per liter, dan minyak tanah Rp 2.500 per liter.

Untuk harga Premium di Jawa-Madura-Bali akan ditetapkan PT Pertamina (Persero) melalui koordinasi dengan pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Saat ini, Pertamina menjual Premium di Jawa-Madura-Bali sebesar Rp 7.400 per liter.

Halaman
12
Tags
BBM
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved