Breaking News:

Ekonomi

Ini yang Dapat Memberikan Tekanan Lanjutan pada Nilai Tukar Rupiah

PROSPEK perbaikan ekonomi Indonesia tahun 2015 menjadi...

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
shutterstock
Illustrasi nilai rupiah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID  - Prospek perbaikan ekonomi Indonesia tahun 2015 menjadi lebih rendah dari proyeksi Agustus 2015.

Pertumbuhan ekonomi 2015 diperkirakan masih sesuai dengan perkiraan sekitar 4, 85 persen.

Demikian diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provijsi Jawa Barat, Soekowardjojo.

Hal itu dikemukakan pada acara Seminar Nasional "Integrasi UMKM dalam Global Value Chain" yang digelar ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Bandung Koordinator Jawa Barat. 

t
Usai seminar, foto bersama. (foto: TRIBUN JABAR / SITI FATIMAH)

Kegiatan berlangsung di Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Selasa (29/9/2015).

Untuk inflasi, katanya, diperkirakan masih sesuai dengan proyeksi semula sehingga masih berada dikisaran sasarannya sebesar kurang lebih 4,1 persen. 

Defisit transaksi diperkirakan juga tidak jauh berbeda dengan proyeksi defisit sebesar 2,6 persen dari PDB.

"Kita masih perlu waspada, beberapa risiko tetap perlu dicermati. Sentimen global terkait ketidakpastian kenaikan Fed Fund Rate (FFR) dan kebijakan devaluasi Yuan perlu menjadi perhatian segera karena dapat memberikan tekanan lanjutan pada nilai tukar rupiah," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved