Pembongkaran Pasar Sempat Diwarnai Kericuhan

Kericuhan yang diawali dengan aksi pengadangan itu meningkat dengan aksi saling dorong

Penulis: Deddi Rustandi | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/DEDDI RUSTANDI
Pedagang Pasar Sandang saat mengemasi barang jualan mereka setelah berupaya mengadang proses pembongkaran pasar, Minggu (20/9/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

SUMEDANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pembongkaran Pasar Sandang dan lapak PKL di sekitarnya sempat memicu keributan antara petugas Satpol PP dengan pedagang pasar, Minggu (20/9/2015).

Pembongkaran dilakukan di bangunan Pasar Sandang bagian selatan dan mengerahkan alat berat.

Kericuhan yang diawali dengan aksi pengadangan itu meningkat dengan aksi saling dorong antara pedagang dan petugas.

Namun kericuhan yang sudah membuat suasana panas itu bisa segara ditangani aparat keamanan.

Lalu, pedagang pasar dan PKL itu akhirnya memilih mengemasi barang jualan mereka. Karena lokasi kios tersebut akan dibongkar.

Beberapa pedagang mengaku tak menyangka akan dilakukan eksekusi saat malam hari.

"Mengapa harus malam hari," kata Yuyun seorang pedagang di Pasar Sandang yang terpaksa mengemas barang jualanya.

"Saya mau bawa dulu barang ke rumah, karena masih bingung mau jualan dimana," katanya. (*)

Mengapa pedagang ini merasa bingung akan berjualan dimana? Bukankah sudah disediakan tempat penampungan sementara? Baca selengkapnya di Tribun Jabar edisi cetak, Senin (21/9/2015). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved