Selasa, 14 April 2026

Operasi Penyakit Masyarakat

Ini Alasan Miras Oplosan Sangat Berbahaya Menurut Kapolres Bandung

JAJARAN Polsek Cileunyi mendapatkan puluhan botol miras oplosan hasil produksi rumahan.

Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
RAGIL WISNU SAPUTRA
RATUSAN MIRAS -- Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan didampingi Kapolsek Cileunyi Kompol Edi Suwandi saat memperlihatkan ratusan botol miras hasil operasi pekat di Mapolsek Cileunyi, Kamis (17/9/2015). 

Laporan Ragil Wisnu Saputra

CILEUNYI, TRIBUNJABAR.CO.ID - "Oplosan ini dikemas dalam botol air mineral kemasan dengan campuran alkohol 70 persen dan beberapa minuman suplemen lainnya," ujar Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan didampingi Kapolsek Cileunyi, Kompol Edi Suwandi, Kamis (17/9/2015).

Disebutkannya, saat melakukan operasi penyakit masyarakat, jajaran Polsek Cileunyi mendapatkan puluhan botol miras oplosan hasil produksi rumahan.

Diduga miras oplosan tersebut berasal dari Cirebon, Jawa Barat..

Erwin mengatakan, minuman keras oplosan tersebut sangat berbahaya.

Karena takaran alkoholnya tidak sesuai aturan.

Berbeda dengan jenis minuman keras bermerk yang memang diperjual belikan dengan menggunakan izin.

Menurut Erwin, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait asal dan proses distribusi miras oplosan tersebut.

Karena, kata dia, penyaluran dan penjualan miras oplosan tersebut tidak transparan alias tidak diketahui.

"Kita akan lakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut dengan cara memancing dan memesan kiras oplosan itu. Karena memang penjualannya tidak transparan dan tidak diketahui," kata Erwin di Mapolsek Cileunyi.

Dalam operasi pekat tersbeut, jajaran Polsek Cileunyi berhasil menyita 600 botol miras dari berbagai merek di sejumlah wilayah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung pada 15 September 2015.(*) 

#Listrik #Kabel #RancamanyarVIDEO.. KABEL MENJUNTAI KE TENGAH JALAN BOJONGSAYANG.. MEMBAHAYAKAN.. BACA...

Posted by Tribun Jabar Online on Wednesday, September 16, 2015
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved