Rabu, 10 Juni 2026

Ilmu dan Teknologi

Bos Facebook Dukung Bocah Perakit Jam, Google Tawari Beasiswa

Kisah Ahmed Mohamed dengan jam digital buatannya yang dikira bom menarik simpati...

Tayang:
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
KOMPAS.COM
Ahmed Mohamed, siswa MacArthur High School, Texas, AS, terus menjadi bahan perbincangan. Pasalnya, ia menjadi korban salah tangkap polisi setelah diduga membawa bom ke sekolahnya. 

Mohamed diajak untuk berkunjung ke Facebook, berkesempatan mendapatkan beasiswa dari Google, dilansir kompas tekno, hingga bekerja magang di Twitter.

Kesempatan mana yang akhirnya diambil?

Dalam keterangan pers yang disampaikannya, Mohamed memutuskan untuk mengikuti ajakan Presiden Barack Obama untuk mengunjungi Gedung Putih.

Sebelumnya, Ahmed Mohamed, bocah Muslim berusia 14 tahun di Texas, Amerika Serikat, dicurigai membawa bom ke sekolah. Ini bermula saat Ahmed memamerkan jam digital buatannya ke guru teknologi.

Guru lain turut melihat jam tersebut. Bukannya memuji, guru sekolah justru memanggil polisi untuk menangkap Ahmed.

Siswa SMA tersebut diboyong ke pusat penahanan remaja dan diinterogasi terkait barang rakitan yang ia bawa.

Peristiwa ini pun menjadi topik hangat di media sosial. Tagar #IStandWithAhmed bertebaran di ranah maya untuk menyatakan dukungan terhadap Ahmed.

Tagar itu sudah dikicaukan di Twitter sebanyak lebih dari 400.000 kali.

Tiap menit, muncul sekitar 2.000 kicauan baru untuk mendukung Ahmed.

Ada yang prihatin, marah, kesal, dan membuat guyonan satire terhadap ketidakadilan yang dialami Ahmed.

"Ketika murid lebih pintar daripada guru #IStandWithAhmed," tulis pengguna akun @LadyA08.

"Kulit putih membuat reaktor nuklir? Genius. Anak Muslim kulit gelap membuat jam digital? Teroris #IStandWithAhmed," tulis pengguna akun @Main_Pakistani.

"Jangan biarkan orang-orang mengubahmu dan menghalangimu #IStandWithAhmed," tulis pengguna akun @samwhite.

Tak hanya dari masyarakat akar rumput, para CEO perusahaan TI, industri, hingga politisi turut meramaikan linimasa dengan dukungan maya untuk Ahmed.

"Asumsi dan ketakutan tak menyelamatkan kita. Ahmed, tetaplah penasaran dan terus membangun," kata calon kandidat presiden AS, Hillary Clinton, melalui akun @HillaryClinton.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved