Breaking News:

Tragedi Masjidil Haram

Keluarga Adang Joppy Bersyukur Rencana Pemerintah Arab Beri Santunan

Kalau memang ada haknya Papah (Adang Joppy) yang harus disampaikan, kami terima, tapi kalau bukan kami gak menuntut

Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Suasana duka di rumah almarhum Adang Joppy Lili (58) Calon Haji (Calhaj) asal Jalan Babakan H Tamim, Kelurahan Padasuka RT 05/13, Kota Bandung yang meninggal dunia akibat kecelakaan robohnya crane di Masjidil Haram, Minggu (13/9/2015). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pihak keluarga Adang Joppy (58) yang menjadi korban tragedi jatuhnya crane di Masjidil Haram menanggapi positif wacana yang diungkapkan pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi menjanjikan santunan senilai 1 juta Riyal atau sekitar Rp. 3,8 miliar bagi korban meninggal tragedi jatuhnya crane di Masjidil Haram.

Anak pertama Adang Joppy, Aditya Yoga Hermana (27) mengatakan, keluarga sudah mengetahui adanya wacana dari pemerintah Arab Saudi tersebut melalui berita.

"Kalau memang ada haknya Papah (Adang Joppy) yang harus disampaikan, kami terima, tapi kalau bukan kami gak menuntut," ujar Yoga, kepada Tribun saat ditemui di kediamannya di Jalan Babakan H. Tamim, Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (16/9/2015).

Namun, pihaknya belum tahu menahu proses pemberian santunan yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi. Pihak keluarga, belum mendapat informasi resmi yang disampaikan langsung terkait hal ini.

Selain santunan, berdasarkan informasi juga, rencananya pemerintah Arab Saudi akan memberikan jatah dua orang berangkat ke Tanah Suci tahun depan. Terkait wacana ini, Yoga pun mengaku bersyukur. Jika memang benar, kata Yoga, ia berencana yang akan berangkat.

"Alhamdulilah kalau memang benar, kan bisa sekalian nengok ke makam di sana, mendoakan langsung kesana. Tapi kalau enggak juga ya gak apa-apa, nanti ngumpulin uang sendiri," katanya. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved