Breaking News:

Aksi Teror

Pos Polisi Cicadas Dilempar Bom Molotov Orang Tak Dikenal

"Kami sudah sebar anggota kami untuk menyelidiki kasus tersebut," ujar Yoyol.

Kompas.com
Ilustrasi 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pos Polisi (Pospol) Cicadas Bandung diteror aksi pelemparan bom molotov yang dilakukan orang tak dikenal, Senin (14/9). Beruntung aksi tersebut hanya merusak kaca yang ada di bagian belakang pos di pertigaan Jalan Ahmad Yani itu.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Mokhamad Ngajib menyebutkan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 00.30. Ia memastikan insiden itu tidak mengakibatkan korban jiwa dan luka lantaran pos dalam kondisi kosong ketika kejadian berlangsung.

"Sekarang masih penyelidikan," kata Ngajib di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa.

Ngajib menyebut, tim identifikasi Polrestabes Bandung sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, ditemukan pecahan botol beling hijau yang terdapat cairan yang diduga bahan bakar minyak. Adapun pos tersebut tidak terbakar atau rusak parah.

"Ada sedikit bekas gosong di lantai dan kaca saja yang pecah," kata Ngajib.

Ngajib belum bisa menyimpulkan motif pelemparan bom molotov tersebut. Pihaknya terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan sejumlah saksi. Selain itu pihaknya tengah mencari rekaman CCTV guna mengungkap identitas pelakunya.

"Ada kamera CCTV yang jaraknya seratus meter dari TKP. Diduga sekitar lima orang (pelakunya. Red). Sekarang kami sedang mendalami kasus ini," ujar Ngajib.

Hal senada juga dikatakan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, Senin (14/9).
Pihaknya kini tengah mencari identitas pelaku yang melakukan pelemparan tersebut.

"Kami sudah sebar anggota kami untuk menyelidiki kasus tersebut," ujar Yoyol.

Meski begitu, lanjut Yoyol, pihaknya tak akan melakukan penjagaan dan pengamanan khusus setelah adanya kejadian tersebut. Pihaknya tetap menjalankan patroli seperti biasa dengan mengerahkan pos mobil yang tersebar di Kota Bandung.

"Semua normal aja tidak akan ada penjagaan ketat dan tidak ada tim khusus untuk memburu pelaku pelemparan tersebut. Doakan saja, mudah-mudahan dalam waktu dekat pelakunya dapat kita tangkap," kata Yoyol. (cis)

Penulis: cis
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved