Hewan Langka Kukang

Hewan Langka Kukang Diyakini Hidup dan Beranak Pindak di Desa Cicadas

Jadi hewan Kukang ini habitatnya di hutan-hutan bambu. Dan di daerah sini banyak sekali hutan bambu.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR/MEGA NUGRAHA
Kasi Wilayah IV BKSDA Azis Abdulatif amankan Kukang, hewan langka dilindungi temuan warga Desa Cicadas Kecamatan Babakan Cikao Kabupaten Purwakarta, Senin (14/9). 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Desa Cicadas, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, diduga pernah jadi habitat hewan langka Kukang. Kepala Seksi Wilayah IV Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Azis Abdulatif mengatakan, temuan hewan oleh warga setempat jadi indikatornya.

"Jadi hewan Kukang ini habitatnya di hutan-hutan bambu. Dan di daerah sini banyak sekali hutan bambu. Bisa jadi di sini dulu sebelum jadi kawasan permukiman, jadi habitat hewan langka ini," ujar Azis ditemui di rumah warga penemu hewan Kukang, Senin (14/9).

Alasan itu beralasan karena warga setempat, sudah lebih dari sekali menemukan hewan pemalu itu. Meski begitu, Azis mewanti-wanti warga agar tidak memelihara hewan dengan jenis kelompok primata ini.

"Selain dilarang secara undang-undang, hewan ini juga sumber penyakit seperti rabies hingga TBC. Itu karena struktur tubuh hewan ini sama seperti manusia, sehingga bisa menularkan penyakit ke manusia begitupun sebaliknya," ujar Azis.

Populasi hewan Kukang ini sendiri di wilayah Purwakarta dan Subang cukup banyak. Kawasan hutan Gunung Burangrang kata dia, termasuk tempat tinggal Kukang. Temuan hewan itu pun akan dilepas ke Gunung Burangrang.

"Kawasan Wanayasa hingga daerah Subang banyak ditemukan hewan Kukang," ujar Azis.(men)

Sumber: Tribun Jabar
Tags
Kukang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved