Tragedi Masjidil Haram
Calon Haji Asal Jabar Korban Robohnya Crane Satu Meninggal, Dua Luka-Luka
Kanwil Kemenag Jabar tidak dapat mengirimkan langsung petugas ke Mekkah untuk melakukan pengecekan
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Laisa Khoerun Nissa
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tiga jamaah asal Jawa Barat menjadi korban dalam musibah robohnya crane di Masjidil Haram. Satu jamaah meninggal, sementara dua jamaah lainnya mengalami luka dan dirawat di rumah sakit setempat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Achmad Buchori menuturkan jamaah meninggal atas nama Iti Rasiti dari kloter 23 sedangkan jamaah yang mengalami luka-luka atas nama Apip Sahroni Rohman dan Teti Herawati Madsaleh dari kloter 5 Bogor.
"Informasi sementara yang kami dapat ada satu orang warga Jabar meninggal dan dua orang luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi. Mudah-mudahan jumlah korban tidak terus bertambah," katanya ketika dihubungi Tribun, Sabtu (12/9/2015).
Achmad menuturkan pihaknya tidak dapat mengirimkan langsung petugas ke Mekkah untuk melakukan pengecekan para korban. Pasalnya, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.
"Tapi sejak awal musim haji kami telah mengirimkan petugas ke Mekkah untuk mengawal sepanjang musim haji mulai dari awal kedatangan sampai kepulangan jamaah. Ada 12 petugas dari Kanwil Jabar yang aktif disana, mereka merupakan petugas lapangan, kepala sektor dan lain-lain," ujarnya.
Achmad mengaku telah meminta Kanwil Kemenag di Kabupaten/Kota untuk memantau langsung keadaan keluarga korban. Sementara itu, ia pun mengimbau agar para jamaah maupun calon jamaah haji agar berhati-hati.
"Karena disana sedang musim hujan dan badai maka saya imbau jamaah berhati-hati, jangan banyak keluar. Jaga kesehatan juga dengan banyak minum, hindari berhubungan dengan udara yang berdebu," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sebuah-tiang-droboh-di-masjidil-haram_20150912_003520.jpg)